Banner Dinkes 2021 (1365X260)

Polisi Amankan Pelaku Pencurian Motor Bersenjata Api di Tangerang

Polisi Amankan Pelaku Pencurian Motor Bersenjata Api di Tangerang
Foto: Pelaku Pencurian Motor Bersenjata Api di Tangerang.

Berita nasional, gemasulawesi- Polisi berhasil mengamankan dua orang pelaku pencurian motor bersenjata api rakitan saat melakukan aksinya di Pandegelang, Tangerang.

“Jadi pada saat kemarin hari Sabtu tanggal 24 Juli 2021 jam 08.00 WIB, ada dua orang laki laki mencurigakan, berusaha melakukan perbuatan pencurian,” ungkap Kapolsek Pagedangan AKP Fahad Hafidhulhaq, di Tangerang, Minggu 25 Juli 2021.

Dua orang pelaku pencurian motor bersenjata api rakitan berinisial AC dan AU berusaha mencuri sepeda motor milik korban.

Baca juga: Polisi Ringkus Residivis Asal Parigi Moutong, Sulawesi Tengah

Saat melancarkan aksinya, korban sang pemilik motor menciduk kedua pelaku  pencurian motor bersenjata api rakitan.

Kemudian, pelaku pun melarikan diri dan dikejar korban bersama beberapa orang warga.

“Begitu mau merusak kunci motor menggunakan kunci-kunci, terlihat si korban, pemilik kendaraan. Begitu melihat, teriaklah si korban dan kemudian ada beberapa orang warga di situ, di kejarlah,” kata dia.

Sempat terjadi adegan kejar-kejaran antara pelaku dan korban. Bahkan, salah satunya juga sempat melepaskan tembakan ke arah korban.

“Kemudian pada saat melakukan pengejaran si korban sama saksi ini, pelaku sempat mengeluarkan tembakan, tapi tidak mengenai seseorang, saksi maupun korban,” tuturnya.

Saat dilakukan pengejaran, korban dan para pekerja sekitar, akhirnya menemukan kedua pelaku.

Baca juga: Laskar FPI Pengawal HRS Disebut Miliki Senjata Api, Munarman: Itu Fitnah Besar

Polisi sita senjata api rakitan

Dari tangan pelaku, polisi menyita dua pucuk senjata api (Senpi) rakitan. Diketahui, salah satu Senpi masih berisikan enam butir peluru lengkap, sedangkan satunya lagi hanya menyisakan tiga peluru dari empat selongsong, karena satu peluru sempat ditembakkan.

“Kemudian begitu diamankan, terdapatlah dua pucuk pistol, itu Senpi rakitan. Satu Senpi didalam isi empat itu tinggal tiga karena dia melakukan penembakan, satu selongsong,” tuturnya.

Selain itu, polisi juga turut mengamankan barang bukti lain seperti dua unit kunci leter T, satu unit sepeda motor digunakan tersangka saat beraksi.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku pencurian motor kini ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 1 Ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomo 12 Tahun 1951 tentang Kepemilikan senjata, dan Pasal 363 juncto 53 Kitab Undang-Undang Hukum Pindana (KUHP).

“Ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” tegasnya. (***)

Baca juga: Satu Polisi Tertembak di Kotaraya, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post