2Banner GIF 2021

Polda Sulteng Periksa Korban Kasus Dugaan Asusila Oknum Polisi

Polda Sulteng Periksa Korban Korban Kasus Dugaan Asusila Oknum Polisi
Foto: Illustrasi. Polda Sulteng Periksa Korban Korban Kasus Dugaan Asusila Oknum Polisi.

Gemasulawesi Polda Sulawesi Tengah terus periksa kasus dugaan korban asusila kepada seorang gadis yang dilakukan oknum polisi di Parigi Moutong.

“Iyah betul lagi diperiksa (korban),” ungkap Kabid Humas Polda Sulteng, Kompol Didik Suprianto, saat dihubungi di Palu, Senin 18 Oktober 2021.

Sebelumnya, Polda Sulteng telah periksa keluarga korban dan sejumlah saksi lainnya pada kasus dugaan asusila itu. Bahkan, oknum polisi diduga sebagai pelaku dalam kasus itu, juga telah diperiksa pihak Polda Sulteng.

Baca juga: Viral Chat Cabul kepada Penerima Vaksin di Boyolali

“Kemarin sudah diperiksa keluarga, dan saksi lainnya. Kapolsek juga sudah diperiksa Sabtu kemarin,” ungkap Didik.

Sementara itu, kerabat korban Armin membenarkan, korban telah dimintai keterangan di Polda Sulteng, pada Senin 19 Oktober 2021.

Menurut dia, sebelumnya aduan juga telah dilaporkan ke Polres Parigi Moutong, namun kemungkinan saat ini telah ditangani langsung Polda Sulteng.

“Undangan pemeriksaan atas korban diterima pada Sabtu, pekan kemarin. Jadi kami datang untuk memenuhi panggilan pemeriksaan korban,” ungkapnya.

Menurutnya, pihak keluarga korban mengapresiasi respon kepolisian dalam penanganan kasus tersebut, dan berharap oknum polisi diduga sebagai pelaku diberikan hukuman sesuai dengan perbuatannya.

Sebelumnya, Polda Sulteng mulai menelusuri kasus dugaan asusila terhadap anak tersangka, dan membebastugaskan oknum Kapolsek di Parigi Moutong.

“Membebastugaskan oknum Kapolsek itu, agar yang bersangkutan fokus terhadap proses pemeriksaan yang sedang kami lakukan,” ungkap Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah, Kompol Didik Suprianto saat dihubungi di Palu, Jumat 15 Oktober 2021.

Menurut dia, pihaknya telah menugaskan tim internal untuk melakukan investigasi ke wilayah Parigi Moutong, guna menindaklanjuti dugaan kasus asusila yang dilakukan oknum polisi.

Dalam proses investigasi itu, pihaknya akan memeriksa korban dan pihak terkait lainnya untuk mendalami kasus itu.

“Kami menunggu hasil dulu, nanti perkembangannya akan kami laporkan,” tuturnya.

Sementara Oknum Kapolsek ID saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, membantah kebenaran pernyataan S. Dia membantah disebut pernah berhubungan badan dengan S.

“Tidak benar itu pak. Memang saya Chat dengan dia, hanya sebatas Chat. Memang ada mesra sedikit. Tapi kalau di bilang ada perbuatan cabul, itu tidak ada,” jelasnya.

Chat mesra antara keduanya menurutnya, kemungkinan diketahui oleh pacar S. “Di tahu lah kalau tidak salah sama pacarnya, Chat-chat itu, mungkin begitu,” kata dia.

Dia hanya membenarkan kalau dirinya pernah memberi uang kepada S, tetapi bukan di hotel. “Kalau uang memang betul saya kasih, tapi kejadian bukan di hotel, dia memang minta bantuan,” tutupnya. (***)

Baca juga: P2TP2A Dampingi Korban Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Polisi Parigi Moutong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post