PMR SMKN 1 Toribulu Prakarsai Programkan Tanam 5000 Manggrove

Hijaukan Teluk Tomini, Diawali dari Pesisir Si-Toaka

0
57
SHARE

Reporter: Daniel

Sadari manfaat tanaman Manggrove, Palang Merah Remaja (PMR) SMK Negeri 1 Toribulu, Prakarsai Program Tanam 5000 bibit Manggrove untuk pesisir pantai Siniu, Toribulu, Ampibabo dan Kasimbar (Si-Toaka), yang merupakan wilayah Teluk Tomini.

Pencanangan program tersebut diawali dengan penanaman sekitar 1.500 bibit Manggrove, di Pesisir pantai Desa Sienjo Kecamatan Toribulu, sebagai salah satu rangkaian kegiatan pada penutupan Pendidikan Dasar (Diksar) PMR, dengan melibatkan lima sekolah yaitu SMK Neg 1 Siniu, SMA Neg 1 Ampibabo, SMK Neg 1 Toribulu, SMA Neg 1 Kasimbar dan SMK Neg 1 Kasimbar, yang digelar sejak 7-11 November 2018, bertempat di Desa Toribulu, Kecamatan Toribulu, Kabupaten Parimo.

Kepada media ini, Kepala Sekolah SMK Neg 1 Toribulu, Siti Nursiah menuturkan, pencanangan program penanaman 5000 bibit Manggrove untuk pesisir Si-Toaka, merupakan salah satu stimulan mewujudkan penghijauan Teluk Tomini untuk wilayah Parimo, yang menjadi program jangka panjang bersama PMR di lima sekolah tersebut.

“Karena, kebetulan diksar ini melibatkan lima sekolah, dan bertempat disini, maka kita mulainya dari kecamatan Toribulu, setelah ini kita jadwalkan ke Siniu, Ampibabo, kemudian Kasimbar” tuturnya.

Kata ia, selain untuk mensosialisasikan kepada masyarakat akan pentingnya tanaman Manggrove, kegiatan tersebut juga sebagai bentuk sikap responsif dalam menanggapi isu terkait nyaris punahnya tanaman Manggrove di Teluk Tomini.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga sejalan dengan tugas dan fungsi PMR yang merupakan organisasi binaan Palang Merah Indonesia (PMI), dalam mengabdikan diri kepada masyarakat.

“Meski PMR ini, masuk dalam mata pelajaran ekskul, namun secara kelembagaan PMR adalah binaan dari PMI, sehingga pada program kerjanya, tidak boleh lari dari patron yang ada, kalo di Parimo yah, PMI Parimo,” terangnya, yang juga salah pengurus PMI Kabupaten Parimo.

Kemudian, dirinya berharap aksi penghijauan pesisir Teluk Tomini menjadi virus diseluruh lapisan masyarakat sehingga ikut andil dalam kegiatan-kegiatan selanjutnya, serta mendapat respon positif dari Pemerintah, khususnya Pemkab Parimo, dalam menegakkan aturan guna melindungi tanaman Manggrove yang masih ada.

Pada aksi yang dilaksanakan Minggu 11 November 2018 pagi itu, juga mendapat dukungan beberapa lembaga lokal dengan turut andil dalam kegiatan tersebut yaitu, Relawan Manggrove (Remote), Kelompok Pecinta Alam (KPA) Likunggavali, Pemuda Peduli Parigi Moutong (P3M), Aliansi Masyarakat Peduli Pendidikan (AMPP), serta Pemerintah Kecamatan Toribulu dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parimo.


SHARE

Tinggalkan Balasan