PKP, Uji Coba Kemendes Untuk Parimo

0
254

Parimo, gemasulawesi.com PKP menjadi pintu masuk uji coba dari Kemendes PDT tahun ini untuk Kabupaten Parimo, Provinsi Sulawesi Tengah, yang masih berpredikat daerah tertinggal.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Parimo Ahmad Zarkasyi, di ruang kerjanya, kepada Gemasulawesi.com, Kamis, 14 Maret 2019.

“Pilot project PKP atau program uji coba tersebut adalah program Pembangunan Kawasan Perdesaan berdasarkan potensi desa,” ujarnya.

Ia menuturkan, PKP bertujuan mensinergikan potensi dan produk unggulan setiap desa pada satu wilayah geografis yang sama kedalam satu kawasan perdesaan.

Misalnya, dalam satu kecamatan terdapat beberapa desa yang yang bertumpu pada pertanian, dapat dibuat maping khusus kawasan perdesaan.

Hal tersebut kata dia, berdasarkan Undang-Undang Desa no 6 Tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah (PP) no 47 Tahun 2015 perubahan PP no 43 tahun 2014 yang mengatur tata cara pembentukan kawasan perdesaan.

“Terdapat 106 desa yang masuk ke dalam program uji coba Kemendes tahun ini,” jelasnya.

Desa tersebut tersebar disejumlah kecamatan yang ada di Kabupaten Parimo, sebarannya tidak merata.

Semangat pembangunan kawasan perdesaan, termuat dalam RTRW Parimo, yang bertumpu pada sektor pertanian.

Ia menambahkan, pada intinya PKP bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik, pengembangan ekonomi, pemberdayaan masyarakat desa dan peningkatan kualitas lingkungan.

“PKP juga menitikberatkan pada peran Badan usaha milik desa (Bumdes) untuk meningkatkan perekonomian desa,” tutupnya.

Baca juga: Lanjuti Aduan Warga, Inspektorat Parimo Bakal Periksa Desa Bermasalah

Laporan: Muhammad Rafii

 

Tinggalkan Balasan