Wali Kota Palu Andalkan PKK Tekan Pandemi Virus Corona

waktu baca 2 menit
Wali Kota Palu Andalkan PKK Tekan Pandemi (Foto: Pemkot Palu)

Berita kota palu, gemasulawesi– Wali Kota Palu Provinsi Sulteng menyebut akan mengandalkan program PKK untuk membantu menekan pandemi virus corona.

“Hampir seluruh wilayah di Indonesia kini sudah terpapar virus corona. Sehingga, perlu kerja keras antara Pemerintah dan Forkopimda,” ungkap Wali Kota Palu, Drs. Hidayat, M.Si saat membuka secara resmi Rapat Konsultasi (Rakon) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Palu tahun 2020, di Aula Hunian Tetap (Huntap) kelurahan Tondo pada Selasa, 1 September 2020.

Kegiatan Rakon kali ini mengangkat tema ‘Peningkatan Peran PKK dalam Pemberdayaan Masyarakat pada Masa Pandemi virus corona’ yang dihadiri anggota PKK tingkat kelurahan dan kecamatan se-kota Palu.

Menurutnya, penyebaran virus di Kota Palu sebenarnya bisa dikendalikan walaupun tren pasien yang terkonfirmasi positif virus corona masih naik turun.

“Hampir empat kali kita sudah pada titik zero. Namun, saya ingatkan ancaman virus corona masih terbuka lebar. Karena daerah-daerah tetangga kita terus mengalami kenaikan. Ini menjadi ancaman serius bagi keselamatan warga kita,” ungkapnya.

Ia mengatakan, perlunya persiapan-persiapan yang harus dilakukan termasuk Tim Penggerak PKK Kota Palu dalam rangka menanggulangi penyebaran virus itu.

“Kita sudah berjuang habis-habisan. Persoalan anggaran ini kita sudah terseok-seok. Kita sudah berupaya semaksimal mungkin pintu masuk Kota Palu tetap kita lakukan pemeriksaan kesehatan,” tegasnya.

Wali Kota Hidayat menjelaskan, terdapat 25 orang terkonfirmasi positif virus corona total akumulasi yang sudah terjaring di Pos Pemeriksaan pintu masuk Kota Palu.

“Kalau dianalisa 25 ini langsung bertemu keluarganya, kemudian keluarganya bertemu dengan orang lain. Inilah yang membuat virus itu tidak mampu dikendalikan,” lanjutnya.

Oleh karena itu, Walikota memohon ada program PKK Kota Palu dalam waktu dekat ini di masa pandemi virus corona. Sambil mencari pola dan model yang akan diterapkan apabila anggaran Pemerintah Kota Palu sudah tidak mencukupi penjagaan pintu masuk kota maupun pondok perawatan OTG dan ODP.

Sementara itu, Walikota juga menyampaikan anggaran Pemerintah Kota Palu dalam hal pemberdayaan warga difokuskan untuk pengembangan ekonomi mikro melalui misi ketiga ‘Kelurahan Inovasi Unggul dan Mandiri berbasis Iptek bagi kemandirian ekonomi kerakyatan.’

“Saya minta PKK memantau, memonitor, dan mengevaluasi kelompok-kelompok usaha yang ada di tingkat kelurahan maupun kecamatan. Laporkan apa yang kurang dari usaha mereka,” tuturnya.

Walikota juga berharap hasil Rakon PKK Kota Palu kali ini dapat dibahas di tingkat OPD terkait tergantung dari tugas dan fungsinya.

Laporan: Muhammad Rafii

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.