Petakan Batas Wilayah Administrasi Parimo, Pemda Kerjasama Dengan BIG


Petakan Batas Wilayah Parigi Moutong, Pemda Kerjasama Dengan BIG
Illustrasi Delineasi Parigi Moutong (Foto: gemasulawesi)

Parimo, gemasulawesi.com Petakan batas wilayah administrasi desa, kelurahan dan kecamatan di Kabupaten Parigi moutong (Parimo), Pemerintah daerah (Pemda) bekerjasama dengan Badan Informasi Geospasial (BIG).

Kegiatan pemetaan batas atau dikenal dengan delineasi wilayah administrasi dilakukan melalui sistem Kartrometrik.

“Kegiatan Delineasi pada hakekatnya bertujuan untuk menciptakan tertib administrasi batas wilayah,” ungkap Kepala bagian (Kabag) Pemerintahan Umum (PUM) Sekretariat daerah (Setda) Parimo, Krisdaryadi Ponco Nugroho, beberapa waktu lalu.

Selain itu kata dia, Delineasi menciptakan kepastian hukum batas wilayah suatu daerah yang memenuhi aspek teknis dan yuridis.

Diketahui, program Delineasi BIG RI secara kartometrik memanfaatan teknologi pengindraan resolusi tinggi. Namun, tetap melibatkan peran serta Kades, Lurah dan Camat.

Info dari laman BIG, percepatan penegasan batas wilayah khususnya antara kelurahan haruslah dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu penentuan dokumen penetapan batas, pelacakan garis batas, pemasangan pilar disepanjang garis batas, pengukuran dan penentuan posisi pilar batas, serta pembuatan peta garis batas dengan koridor tertentu.

“Diharapkan nanti pada kegiatan Delineasi antara Pemda Parimo dan BIG, Camat dapat mendampingi Pemerintah desa (Pemdes) dan Kelurahan, untuk belajar menyerap ilmu sebanyak mungkin dari BIG,” tuturnya.

Kegiatan ini lanjut dia, direncanakan berlangsung selama lima hari. Pendanaan kegiatan Delineasi batas wilayah administrasi Parigi Moutong, sepenuhnya bersumber dari BIG-RI. Dan pihaknya hanya sebatas memfasilitasi kegiatan.

Ia menjelaskan, kegiatan Delineasi batas wilayah administrasi Parigi Moutong akan diikuti 200 desa dan kelurahan. Masing-masing desa dan kelurahan akan diwakilkan dua orang. Perwakilan Pemdes dan Kelurahan akan diajari secara teknis pembuatan peta.

Dikutip dari laman BIG, peta suatu daerah secara teknis memuat batas wilayah. Batasnya dapat berupa batas alam seperti sungai. Atau berupa batas non alam, seperti jalan.

Kalau batas daerahnya sudah jelas, dalam penatalaksanaan pembangunan akan lebih cermat. Sehingga tidak akan terjadi tumpang tindih dalam pemberian izin dan keterkaitan pelaksaaan sensus.

“Manfaat dari Delineasi, untuk memecah masalah batas wilayah seperti yang terjadi pada Desa Pelawa Kecamatan Parigi Tengah dan Desa Pangi Kecamatan Parigi Utara,” tutupnya.

Laporan: Muhammad Rafii


Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
Gema

2 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Share via
Share this