Parimo Jadi Daerah Terbanyak Peserta Didik TK di Sulteng

  • Whatsapp
Parimo Jadi Daerah Terbanyak Peserta Didik TK di Sulteng
Parimo Jadi Daerah Terbanyak Peserta Didik TK di Sulteng (Foto: Gemasulawesi)

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Kabupaten Parimo menjadi daerah dengan jumlah peserta didik Taman Kanak-Kanak atau TK terbanyak di Provinsi Sulteng.

“Jumlah TK yang ada di Parimo Sulteng yaitu 292 sekolah dengan 12295 peserta didik,” ungkap kabid PAUD dan Dikmas Disdikbud Parimo, Nurlina Sani, beberapa waktu lalu.

Bacaan Lainnya

Selain jumlah sekolah TK yang mencapai jumlah ratusan, di Parimo juga terdapat Kelompok Bermain sebanyak 184 lembaga dengan jumlah 8.264 siswa.

Kemudian, satuan Paud sejenis sejumlah 25 lembaga dengan 385 siswa dan 36 PKBM yang terdaftar dalam Dapodik.

“Dengan jumlah itu, maka Kabupaten Parimo diberikan alokasi Bantuan Operasioal Penyelenggaraan (BOP) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) senilai Rp 14 Milyar lebih dan BOP untuk PKBM sebesar Rp 1,4 Milyar lebih,” tegasnya.

Ia melanjutkan, untuk tahun 2020 terdapat 193 lembaga PAUD dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kabupaten Parimo yang sudah terakreditasi dari penilaian Badan Akreditasi Nasional (BAN).

Atas raihan ini menjadikan Kabupaten Parimo sebagai kabupaten dengan PAUD dan PKBM terakreditasi terbanyak se-Sulteng.

“Kami berupaya terus meningkatkan kualitas satuan PAUD dan lembaga PKBM,” tuturnya.

Seharusnya kata dia, dengan jumlah BOP yang diberikan setiap tahun dapat mendorong semua pengelola lembaga satuan PAUD dan PKBM untuk terus meningkatkan kualitasnya.

Caranya, dengan menjadikan PAUD dan PKBM menjadi terakreditas atau menjadi PAUD Holistik Integratif.

“Setiap tahunnya hanya 600 kuota yang diberikan untuk Provinsi Sulteng dari BAN Pusat,” urainya.

Kuota ini lanjut dia, kemudian dibagi untuk 13 kabupaten atau kota. Kabupaten Parimo pada tahun 2020, diberikan kuota 100 lembaga dan semuanya terpenuhi.

Ia mengatakan, kalau ada dari daerah lain tidak memenuhi kuota sebagaimana yang disediakan BAN Pusat, pihaknya siap mengambil alih. Targetnya, setiap tahun sekitar 100 lembaga yang terakreditasi.

Ia menambahkan, BOP juga bertujuan untuk meringankan beban orang tua. Sehingga, lebih banyak anak Parimo yang tersentuh pendidikan paling dasar. Pasalnya, di satuan PAUD anak-anak dipersiapkan untuk menempuh pendidikan lanjutan.

“Itulah sebabnya kami memotivasi orang tua untuk tetap memasukkan anaknya di Satuan PAUD. Sebab, tujuan pemerintah sangat jelas yaitu ingin semua anak usia sekolah tersentuh layanan pendidikan,” tutupnya.

Laporan: Muhammad Rafii

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.