Posko Perbatasan Parigi Moutong Minim Tenaga Kesehatan Tangani Corona

Perbatasan Parigi Moutong Minim Tenaga Kesehatan Tangani Corona
Kunjungan ke Posko Perbatasan Parigi Moutong Tangkal Virus Corona

Parigi moutong, gemasulawesi.com Anggota DPRD meminta Pemda siagakan tenaga medis. Pasalnya, posko siaga perbatasan Parigi Moutong (Parimo) minim tenaga kesehatan tangani virus corona.

“Saat berkumpulnya kendaraan baik roda dua maupun roda empat menunggu jalur perbatasan dibuka, terlihat sampai ratusan mobil antrian menumpuk,” ungkap anggota DPRD Parigi Moutong, Sutoyo, Rabu 2 April 2020.

Read More

Ia melanjutkan, muncul kekhawatiran jika posko perbatasan Parigi Moutong minim tenaga kesehatan, dengan banyaknya penumpang. Dan jika tidak melewati pemeriksaan maka bisa saja terjadi ada yang terkena virus corona.

“Kalau kita berhitung 100 mobil kali tiga saja didalamnya ada 300 orang bertumpuk disana. Maka, kalau ini tidak diatasi dalam artian diperiksa kesehatannya, sudah pasti kena atau tertular virus corona. Siapa tahu diantaranya ada yang terjangkit,” tuturnya.

Sementara itu Kapolsek Moutong, Siswanto menyarankan agar tim medis selalu stand by di tempat untuk mengukur suhu badan sopir maupun penumpang mengantisipasi virus corona.

Jangan sampai tidak berada ditempat kata dia, karena posko di wilayah perbatasan merupakan tempat menumpuknya manusia.

“Sesuai hasil evaluasi kami, manakala jam 17.00 WITA telah ditutup di perbatasan Sijoli. Maka petugas harus mengecek tes suhu badan saja untuk antisipasi corona. Kemudian dipersilahkan duduk kembali sambil menunggu dibukanya jalan sehingga ini lebih aman,” terangnya.

Menanggapi itu, dengan keterbatasan Medis Bupati Parigi Moutong, H Samsurizal Tombolotutu memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan. Untuk berkoordinasi dengan Dinas Sosial. Meminta agar kader Bela Negara dikirim untuk membantu Medis dalam penanganan virus corona.

“Ya sudah kita pakai anak kita Bela Negara saja untuk membantu Penaganan Medis Penanggulangan virus corona,” jelasnya.

Tidak hanya itu, ia juga menghimbau kepada Pemerintah Kecamatan sesuai arahan Gubernur Sulawesi Tengah, pembelian Alat Kesehatan (Alkes) seluruhnya melalui Dinas Kesehatan.

Upaya penaganan virus corona di Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah, Bupati H Samsurizal Tombolotutu tinjau Posko Siaga Perbatasan jalur penghubung antara Provinsi Sulawesi Tengah dan Provinsi Gorontalo di Desa Sijoli Kecamatan Moutong.

Bupati Parigi Moutong didampingi Kepala BPBD Parigi Moutong Abd Aziz Tombolotutu, Kepala Dinas Kesehatan Parigi Moutong Revi Tilaar, Kepala Dinas PMD Parigi Moutong Fit Dewana.

Juga ikut mendampingi Inspektur Inspektorat Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Sakti Lasimpala dan Camat Moutong, Aftar Nusa yang tergabung dalam Tim Gugus Penanganan virus corona Pemda Parigi Moutong. Serta didampingi Kapolsek Moutong, Siswanto dan Anggota DPRD Parigi Moutong dari Partai Nasdem, Sutoyo.

Dalam kesempatan itu Bupati Parigi Moutong berbincang bincang dengan Tim penanggungjawab OPD serta Tim lain Posko Siaga perbatasan, dengan harapan untuk mendengarkan masukan dan komentar dari masing masing posko siaga.

Baca juga: Ini Jadwal Penyemprotan Disinfektan Pasar Parigi

Laporan: Muhammad Rafii/Diskominfo

banner 728x90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.