Perawat-Bidan Positif Covid 19, Puskesmas di Sigi Tutup

Perawat-Bidan Positif Covid 19, Puskesmas di Sigi Tutup
Foto: Puskesmas di Sigi tutup.
Jangan Lupa Share

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– Sebanyak 11 orang positif covid 19 terdiri dari penjaga Puskesmas, perawat, bidan hingga Kepala Puskesmas terpapar virus asal Wuhan itu. Pelayanan Puskesmas di Sigi tutup sementara.

“Saya dan lima yang lain sekarang dirawat, lima lainnya isolasi mandiri,” ungkap Sri Intan, Kepala Puskesmas Baluase, Jumat 9 Juli 2021.

Puskesmas di Sigi tutup itu ditutup sejak Kamis 8 Juli 2021.

Ia mengatakan, jumlah staf di Puskesmas Baluase berjumlah 53 orang. Dari jumlah itu baru sebelas orang dinyatakan positif covid-19. Sehingga, Puskesmas di Sigi tutup.

Baca juga: Tiga Puskesmas di Parigi Moutong Resmi Beroperasi

Sementara sisa staf lainnya masih menunggu hasil.

Baca juga: Kemendagri Usulkan Perbaikan Sistem Registrasi Kartu Prabayar

“Mohon doanya, semoga kita semua bisa pulih kembali pak,” tuturnya.

Baca juga: PPKM Jadi Pertimbangan Penundaan PTM Terbatas

Perawat-Bidan Positif Covid 19, Puskesmas di Sigi Tutup
Foto: Illustrasi pemeriksaan pcr covid 19.

Total pasien covid 19 Sigi berjumlah 27 orang

Sementara itu, data Pusdatina covid-19 Sulawesi Tengah, Jumat 9 Juli 2021. Kasus terkonfirmasi positif di Kabupaten Sigi berjumlah 27 orang. Dan untuk seluruh Sulawesi Tengah berjumlah 233 orang.

Baca juga: Bantuan Produktif Usaha Mikro, April 2021 Batas Pendataan

Kasus kumulatif positif covid-19 di Sulawesi Tengah mencapai 14.669 orang dengan jumlah meninggal dunia sebanyak 423 orang.

Baca juga: Asupan Gizi Seimbang Jaga Imunitas Tubuh Saat PPKM Darurat

Terkait pandemi covid-19, Sulawesi Tengah masuk daftar 43 kota di luar Jawa-Bali dengan PPKM mikro ketat.

Baca juga: Sulawesi Tengah Masuk Daftar Kota PPKM Mikro Ketat

“Kami memutuskan perpanjangan PPKM Mikro mulai 6 sampai 20 juli terkait di luar Pulau Jawa dan Bali. Perpanjangan ini selaras dengan PPKM Darurat Jawa-Bali,” ungkap Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers virtual, Senin 5 Juli 2021.

Baca juga: Dinkes Belum Jadwalkan Vaksinasi Anak Parigi Moutong

PPKM Mikro ketat di kabupaten/kota luar pulau Jawa-Bali diperketat, khususnya untuk 43 kota yang masuk level 4 kondisi kasus covid 19.

Baca juga: 225 Guru di Parigi Moutong Suntik Vaksin Covid 19

Aturan PPKM mikro ketat diberlakukan sejalan dengan aturan PPKM Darurat Jawa-Bali. (**)

Baca juga: Parigi Moutong Batalkan Tatap Muka di Sekolah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post