fbpx

Penyelundupan Sabu Dalam Botol Sampo ke Rutan Jeneponto Digagalkan

waktu baca 2 menit
(Foto Istimewa)

Hukum, gemasulawesi – Penyelundupan narkoba jenis sabu dalam botol sampo ke dalam Rutan Kelas II B Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, berhasil di gagalkan oleh petugas keamanan rumah tahanan.

Penyelundupan narkoba jenis sabu dalam botol sampo tersebut dilakukan oleh seorang sopir angkutan umum (Angkot) kemudian dititipkan kepada petugas Lapas yang yang ditujukan kepada narapidana bernama Idil alias Asran.

“Dengan demikian, pada hari Sabtu 04 Juni 2022, kami telah gagalkan penyeludupan yang diduga sabu melalui petugas P2U,” ucap Kepala Rutan Kelas IIB Jeneponto Hendrik, diketerangannya, pada hari Minggu, 05 Juni 2022.

Ia mengatakan, sopir yang digunakan jasanya untuk mengantarkan barang haram tersebut mengantarkan sabu dengan cara memasukkannya ke dalam botol sampo.

Baca: Pemerintah Indonesia Sudah Memberangkatkan 5.945 Jemaah Haji

Hendrik juga menjelaskan, barang haram ini dibungkus plastik kemudian dimasukkan ke dalam botol sampo, jadi sopir ini meninggalkan sampo dengan perlengkapan mandi dan jajanan lainnya yang akan dibagikan dengan nama samaran Idil Blok D6.

Usai mengantar barang, kata Hendrik, sopir angkot tersebut berangkat dan melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Bantaeng, ia mengaku pihaknya mengantongi ciri-ciri orang tersebut berdasarkan rekaman CCTV Rutan Jeneponto.

“Untuk mengelabui petugas narkoba, dia memasukkan sabu-sabu ke dalam botol sampo. Tapi identitas sang sopir tersebut sudah dikantongi,” ucapnya.

Hendrik mengatakan, penyelundupan barang ilegal itu terungkap, setelah kelompoknya curiga menjaga barang tersebut. Karena curiga, petugas kemudian membuka botol sampo dan botol sabun dengan pisau serba guna, hasilnya, sabun dan sampo dalamnya berisi narkotika jenis sabu.

Ia menjelaskan, sebelumnya yang ditemukan 3 bungkus sabu, namun setelah petugas membuka kembali botol sabun Lifebuoy ternyata didapat 2 bungkus lagi narkotika jenis sabu yang diikat dengan paku sebagai pemberat. Total semua ada 5 bungkus yang ditemukan.

Untuk penyidikan lebih lanjut, Hendrik mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Satuan Narkoba Polres Jeneponto untuk penyidikan lebih lanjut. (*)

Baca: Jumlah Korban Teridentifikasi KM Ladang Pertiwi 02 Bertambah

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.