2Banner GIF 2021

Penyaluran Bansos Tunai Sudah Dimulai Sejak Minggu Lalu

Penyaluran Bansos Tunai Sudah Dimulai Sejak Minggu Lalu
Foto: Penyaluran Bansos tunai.

Berita nasional, gemasulawesi– Penyaluran Bansos Tunai dari Kemensos telah dimulai sejak minggu lalu. Untuk membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi diakibatkan PPKM darurat saat ini.

“Bansos berupa uang sudah minggu kemarin,” ungkap Tri Rismaharini Menteri Sosial kepada media, Selasa, 13 Juli 2021.

Penyaluran Bansos tunai dilakukan melalui PT Pos Indonesia (Persero). Masyarakat masuk dalam daftar penerima BST dapat mengambil di cabang Pos Indonesia.

Pemerintah kembali menyalurkan bantuan tunai sebesar Rp300 ribu untuk setiap penerima.

Baca juga: Ekonom Faisal Basri Kritisi Vaksin Gotong Royong Individu

Penyaluran Bansos tunai seiring penerapan PPKM darurat dilaksanakan pemerintah dalam rangka menekan penyebaran corona pada 3 Juli-20 Juli 2021.

Penyaluran Bansos tunai itu merupakan program lanjutan sebelumnya sempat dihentikan pada April 2021 lalu.

Kemudian, pemerintah memberikan Bansos untuk periode Mei dan Juni, sehingga dana yang diterima masyarakat mencapai Rp600 ribu per penerima.

Selain itu, memberikan BST untuk meringankan beban masyarakat, pemerintah juga memberikan Bansos lain berupa Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) ke 18,8 juta penerima dan Program Keluarga Harapan (PKH) ke 10 juta penerima.

Baca juga: Penerima Bansos Tunai dan PKH Dapat Tambahan Beras 10 Kg

Pemerintah tambah bantuan beras 5 Kg

Lalu, pemerintah akan menambah jenis bantuan berupa beras dengan kemasan 5 kg dan beras 10 kg. Penyaluran beras akan dilakukan Perum Bulog di masing-masing daerah. 

“Nanti Bulog yang akan membagi, alamatnya ada, nanti langsung ke penerima manfaat,” jelasnya.

Sebelumnya, seiring diberlakukannya PPKM darurat berdampak di beberapa sektor, Menteri Sosial Tri Rismaharini menyampaikan Kementerian Sosial akan menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST).

Baca juga: Polisi Tangkap Pelajar Curi Uang Tunai di Banggai

Teknis penyaluran Penyaluran Bansos tunai seperti biasa melalui kantor pos. Sedangkan untuk BPNT dan PKH akan disalurkan melalui jaringan Himpunan Bank-bank Negara (Himbara).

Penyaluran bantuan ini tidak mengganggu anggaran dari Kementerian Sosial, melainkan ada tambahan anggaran dari Pemerintah untuk dua bulan, yaitu pada bulan Mei dan Juni sebanyak Rp 2,3 triliun.

Upaya percepatan bantuan ini juga diimbangi dengan adanya pengawasan penggunaan dana bansos yang dilakukan dari struk belanja penerima manfaat, jika dibelanjakan selain untuk kebutuhan pokok. (***)

Baca juga: Banjir Tomini Parigi Moutong, Enam Rumah Warga Rusak Berat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post