Rabu, April 21, 2021

Polisi Grebek Rumah Warga Penjual Miras di Banggai

Must read

Berita banggai, gemasulawesi– Aparat kepolisian menggrebek salah satu rumah warga penjual Miras di Banggai, Sulawesi Tengah.

“Personil Polsek Toili menggerebek sebuah rumah seorang warga di Desa Rusa Kencana, Kecamatan Toili, Jumat malam 26 Februari 2021,” ungkap Kapolsek Toili AKP Candra, di Toili, Banggai, Sulawesi Tengah, Sabtu 27 Februari 2021.

Dari penggerebekan di salah satu rumah warga penjual Miras di Banggai, Sulawesi Tengah, polisi menyita minuman beralkohol.

Ia mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi rumah ini sering menjual Miras jenis cap tikus.

Baca juga: Polisi Musnahkan 2,5 Ton Miras Tradisional Cap Tikus di Banggai

“Dari laporan warga, kami langsung menggeledah rumah milik IRT berinisial KN (25). Hasilnya ditemukan belasan kantong cap tikus yang siap diedarkan dengan ukuran satu liter,” jelasnya.

Ia melanjutkan, barang bukti yang ditemukan dari lokasi penggrebekan penjual Miras di Banggai, Sulawesi Tengah, berupa 15 kantong cap tikus dan dua jeriken kosong bekas penyimpanan cap tikus.

Di rumah itu juga, aparat kepolisian tidak hanya menemukan Miras jenis cap tikus. Namun, juga disamping rumah pelaku ditemukan sebuah arena yang diduga sebagai tempat judi sabung ayam.

“Kami temukan sebuah karpet ukuran dua meter persegi, tingginya sekitar 40 cm, tempat judi sabung ayam,” terangnya.

Petugas kemudian langsung membawa barang bukti bersama pelaku penjual Miras di Banggai, untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Diketahui, dalam pasal 204 ayat 1 KUHP berbunyi, barangsiapa menjual, menawarkan, menerimakan atau membagi-bagikan barang, sedang diketahuinya barang itu berbahaya bagi jiwa atau kesehatan orang, dan sifat yang berbahaya itu didiamkanya, dihukum penjara selama – lamanya lima belas tahun.

Dan pada pasal 204 ayat 2, KUHP yang berbunyi, kalau ada orang mati lantaran perbuatan itu, si tersalah dihukum penjara seumur hidup, atau penjara sementara, selama-lamanya dua puluh tahun.

Sementara Undang-Undang Pangan Nomor 18 tahun 2012 dengan sanksi maksimal 15 tahun penjara.

Ia menambahkan, usai penggrebekan pelaku penjual Miras di Banggai, Sulawesi Tengah, akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

Baca juga: Ratusan Pendemo Minta Pemda Tolak Usaha Tambang Kasimbar

Laporan: Rahmat

- Advertisement -spot_img

More articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img