Penilaian Sukses Aksi PAUD HI Parigi Moutong, Ini Indikatornya

  • Whatsapp
Penilaian Sukses Aksi PAUD HI Parigi Moutong, Ini Indikatornya
Indikator suksesnya PAUD HI- Kabid PAUD Disdikbud Parigi Moutong, Nurlina Sani mengatakan terdapat 53 indikator menilai kesuksesan pelaksanaan PAUD HI Parigi Moutong. Hal itu diungkapkan di kantor Disdikbud Parigi Moutong, Senin 17 Februari 2020. GemasulawesiFoto/Rafii.

Parigi moutong, gemasulawesi.comDinas pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) menekankan suksesnya aksi Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif atau PAUD HI.

“Untuk sukses aksi PAUD HI Parigi Moutong, mesti berfokus pada 53 indikator sesuai dengan Petunjuk teknis (Juknis) dari Kemendikbud,” ungkap Kepala bidang (Kabid) PAUD Disdikbud Parigi Moutong, Nurlina Sani di ruang kerjanya, Senin 17 Februari 2020.

Bacaan Lainnya

Dengan indikator itu lanjut dia, lembaga PAUD HI serta orang tua anak di seluruh wilayah Kabupaten Parigi Moutong dapat mengevaluasi diri terkait pertumbuhan dan perkembangan anak.

PAUD HI kata dia, memiliki lima layanan dasar. Yaitu pendidikan, kesehatan gizi perawatan, pengasuhan, perlindungan dan kesejahteraan. Khusus Layanan pendidikan menyasar pada orang tua anak. Orang tua penting untuk diberikan edukasi sejak 1000 hari kelahiran pertama.

Tujuannya, agar anak mendapatkan asuhan terbaik, baik dari sisi stimulus dan perkembangan anak. Fase perkembangan anak secara normal sangat bergantung pada kecakapan orang tuanya. Walau pun, ada bantuan tambahan eksternal berupa asupan makanan tambahan. Tapi tidak menjamin kecukupan gizi asupan anak.

“Lima layanan dasar itu terbagi ke dalam beberapa komponen dan 53 indikator yang perlu mendapat pemantauan PAUD HI minimal per semester (dua kali dalam setahun),” jelasnya.

Contohnya, komponen stimulasi pertumbuhan dan perkembangan anak dari layanan pendidikan. Indikator kesuksesannya berupa permainan bebas dan permainan gerakan kasar di luar stimulasi enam program pengembangan.

Komponen pembudayaan pendidikan karakter lanjut dia, indikatornya berupa pembiasaan bertanggungjawab, pembiasaan penggunaan kata-kata bijak secara tepat, pembiasaan sikap positif, membiasakan anak disiplin, membiasakan anak mandiri, membiasakan anak bersikap santun, membiasakan anak rendah hati dan membiasakan anak jujur.

Sedangkan untuk komponen deteksi pertumbuhan dan perkembangan anak pada layanan kesehatan, gizi dan perawatan. Indikatornya berupa memiliki KMS atau buku KIA, memiliki DDTK atau SDITK.

“Indikator komponen pencegahan adalah adanya layanan informasi kesehatan pada orang tua, perbaikan gizi (PMT), pemberian vitamin A, imunisasi dan pemeriksaan berkala (umum),” terangnya.

Selanjutnya, bagian perawatan itu indikatornya berupa pemeriksaan kebersihan diri, pembiasaan cuci tangan sebelum dan sesudah melakukan kegiatan, pemeriksaan kebersihan kuku dan gigi setiap minggu.

Kemudian, indikator berikutnya yaitu pengukuran berat badan, tinggi badan dan lingkar kepala setiap bulan. Pemriksaan kesehatan anak minimal empat kali dalam satu tahun. Tersedia sanitasi air bersih.

Selain itu, lembaga PAUD juga mesti menyediakan sanitasi air bersih, tersedia tempat MCK (mandi cuci kakus), lingkungan yang sehat, tersedia kotak P3K dan sistem rujukan bagi anak yang mengalami kecelakaan atau sakit.

“Aksi dukungan komponen dan indikator terkait stunting di bidang PAUD Disdikbud Parigi Moutong, berfungsi untuk mempercepat akselerasi program,” tutupnya.

Baca juga: Berikut Tugas Tim Teknis Stunting Parigi Moutong

Laporan: Muhammad Rafii

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.