Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Pengusaha Ajukan Stimulus Modal Kerja untuk Tiga Sektor Usaha

Pengusaha Ajukan Stimulus Modal Kerja untuk Tiga Sektor Usaha
Foto: Illustrasi stimulus modal kerja.

Berita nasional, gemasulawesi- Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani mengatakan pengusaha sudah mengajukan stimulus modal kerja untuk sektor usaha pariwisata, transportasi, serta hotel, restoran dan kafe (Horeka). Diusulkan dalam bentuk insentif bukan berasal dari hibah.

“Tujuannya untuk mendorong industri pariwisata, tapi belum tau mekanismenya persisnya seperti apa yang telah disetujui. Karena pengusaha sudah dapat modal kerja, perbankan sekarang ketat tidak mau kasih,” kata Hariyadi di Jakarta, Senin 26 Juli 2021.

Pihaknya menilai stimulus modal kerja dapat memberikan daya tahan kepada dunia usaha secara langsung untuk menanggulangi dampak pandemi virus corona.

Baca juga: BUMN Bakal Diberikan Tambahan Penyertaan Modal Negara

PPKM membuat sektor usaha industri pariwisata sepi pengunjung.

Selain itu, Hariyadi meminta agar pemerintah juga memberikan stimulus dari sisi keuangan kepada sektor usaha.

Misalnya, mengundur jangka waktu insentif berupa restrukturisasi kredit dan Aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 48 Tahun 2020.

“Perpanjangan POJK 48/2020 dari jatuh tempo-nya kan Maret 2022. Sebab, melihat situasi pengendalian pandemi saat ini masih chaos. Kalau tidak direlaksasi akan terjadi gagal bayar,” ujar Hariyadi yang juga selaku Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).

Selan itu, pihaknya meminta subsidi bunga atas kredit modal kerja dilanjutkan hingga tahun depan.

“Jadi secara waktu diperpanjang, dan bunganya juga harus lebih ringan. Sehingga sesuai dengan realita kemampuan,” kata dia.

Di sisi lain, untuk mendorong demand, pemerintah juga perlu menyiapkan insentif untuk mensubsidi tiket pesawat dan sewa kamar hotel. Sehingga harga lebih murah.

Stimulus modal kerja itu, baik diberikan saat aktivitas masyarakat ke sektor pariwisata mulai direnggangkan.

Baca juga: BNPB Investigasi Dugaan Kejanggalan Pelaksanaan Karantina

Pemerintah akan beri insentif baru kepada sektor pariwisata

Secara terpisah, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah akan memberikan insentif baru kepada sektor pariwisata, transportasi, serta hotel, restoran dan kafe (Horeka) di periode semester II-2021.

Insentif itu tengah digodok, bertujuan membantu keuangan ketiga sektor usaha, sebab merupakan sektor sangat terdampak pandemi virus corona.

Sekretaris Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian Susiwijono menambahkan, insentif itu diperlukan untuk keberlangsungan usaha.

Harapannya, supaya tidak ada pemberhentian hubungan kerja (PHK) dan tidak semakin memburuk kondisi dunia usaha di sektor itu.

“Pemerintah sudah menerima masukan dan sudah melakukan pembahasan langsung dengan para asosiasi usaha terkait, serta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo),” tutup Susiwijono.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post