Banner Dinkes 2021 (1365X260)

Pengurus Daerah Partai Demokrat Polisikan Wamendes

Pengurus Daerah Partai Demokrat Polisikan Wamendes Budi Arie
Foto: Wamendes, Budi Arie.

Gemasulawesi- Sejumlah pengurus daerah Partai Demokrat polisikan Wamendes atau Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Budi Arie Setiadi.

Pengurus daerah Partai Demokrat polisikan Wamendes itu buntut dari unggahan karikaturnya di media sosial. Ia menyebutkan Partai Demokrat menunggangi aksi-aksi demo mahasiswa dan menjadi biang rusuh di tanah air.

“Kalau kami tidak bersikap dengan melapor Polisi, seolah-olah dituduhkan dan disebutkan pada karikatur Wamendes Pak Budi itu nanti sebuah kebenaran. Kader kami di Jawa Tengah jelas merasa terhina dan dirugikan,” kata Wakil Ketua DPD Demokrat Jawa Tengah Joko Haryanto di Kantor DPD Demokrat Jateng, Semarang, Senin 2 Agustus 2021.

Baca juga: Lantik Pengurus Parpol Jadi Komisioner, KPU Provinsi Sulteng

Laporan polisi itu dilayangkan DPD Demokrat Jawa Tengah (Jateng), Banten, hingga Jawa Barat (Jabar). Joko menyebutkan, unggahan Budi di media social Facebook dianggap telah merugikan partai.

Dia menilai, Budi Arie telah melanggar Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), karena menyebarkan kabar bohong dan provokasi di media sosial.

“Kami berharap aduan ini bisa ditindaklanjuti polisi dengan menaikkan menjadi laporan polisi. Kami sudah lengkapi dengan bukti-bukti yang ada”, ujarnya.

Selain Jateng, DPD Demokrat Banten juga melaporkan Budi Arie ke Polda Banten, Senin 2 Agustus 2021. Mereka menilai unggahan Ketua Relawan Jokowi, Projo itu telah melecehkan Partai Demokrat.

“Sebagai pejabat publik, Wamendes Budi Arie Setiadi seharusnya dapat mengklarifikasi kepada kader Partai Demokrat secara langsung, sebelum memuat konten fitnah dan mencemarkan nama baik ini,” kata Rohman Setiawan, Bakomstrada DPD Demokrat Banten, di Polda Banten, Senin 2 Agustus 2021.

Akun facebook Wamendes telah dilaporkan

Menurut Rochman, akun facebook milik Wamendes Budi Arie Setiadi telah dilaporkan dan diterima Panit Piket Ditreskrimsus Polda Banten, Briptu Yulius Chandra kemarin.

Rochman membawa berbagai bukti, seperti potongan layar unggahan di akun medsos Budi Arie. Dia mendesak, Wamendes Budi Arie segera menghapus unggahannya dan meminta maaf secara terbuka.

Wamendes Budi Arie Setiadi memilih bungkam atas pelaporan itu. Ia enggan berkomentar sama sekali soal ketegangan dengan Demokrat.

“No comment,” kata Budi Arie saat ditanya soal pelaporan DPD Demokrat Jabar dan Jateng.

Karikatur bertuliskan “Pakai Tangan Adik-Adik Mahasiswa Lagi Untuk Kepentingan Syahwat Berkuasanya” diunggah Wamendes Budi Arie Setiadi di media sosial Facebook miliknya pada 24 Juli lalu.

Saat itu tengah mencuat isu demo besar-besaran bertema ‘Jokowi End Game’. Bahkan, dalam gambar karikatur juga ditulis nama ‘Demokrat’ berikut tagar ‘BongkarBiangRusuh’. (***)

Baca juga: Kementan Alokasikan 25 Hektare Budi Daya Porang di Parimo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post