Pengelolaan Manajemen Pasar Ditargetkan Profesional

0
116
Pengelolaan Manajemen Pasar Ditargetkan Profesional
Kabid Perdagangan Diperindag Parimo, Haris N Se (Foto: Aqil)

Parimo, gemasulawesi.com Pengelolaan manajemen pasar ditargetkan profesional, puluhan kepala pasar Se-Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) ikuti Forum Pembinaan Pengelolaan dan Manajemen Sumber Daya Petugas Pasar (FP2MSDPP).

Hal tersebut diungkapkan, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Parimo, Haris N Se, di aula pertemuan Hotel Ekonomi, Desa Bambalemo, Parimo, Selasa, 09 Juli 2019.

“Tujuan pelaksana forum kegiatan tersebut, salah satunya bersilaturahim antar sesama pasar. Sehingga kepala pasar dapat memahami dan mengetahui pengelolaan manajemen pasar rakyat secara profesional,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, kegiatan sosialisasi tersebut diikuti sebanyak 44 orang kepala pasar se-Kabupaten Parimo dan penarik retribusi. Diantaranya terdapat peserta yang berdomisili jauh yaitu Kepala Pasar Moutong.

Diketahui, terdapat sekitar 50 pasar yang ada di Parimo mulai dari Moutong sampai Sausu. Dengan rincian Pemda Parimo yang mengelola sebanyak 28 pasar untuk mendapatkan hasil retribusi, dan selebihnya Pemdes yang menangani.

Berikutnya, sejauh ini sebanyak 28 pasar yang dikelola Pemda Parimo ditargetkan meraih pemasukan sebanyak Rp 440 Juta pertahun untuk PAD Parimo. Sehingga pengelolaan manajemen pasar ditargetkan profesional.

“Namun, sejauh ini kami belum mengetahui lebih jelas manfaat hasil retribusi pasar yang dikelola Pemdes sendiri,” jelasnya.

Saat ini, pencapaian retribusi pasar telah mencapai 40,99 persen. Dan tahun 2019 ditarget mencapai patokan angka yang sudah ditentukan Disperindag. Sehingga, dalam kurun waktu lima tahun pihaknya telah membangun dan merehab pasar.

Contohnya, pembangunan Pasar Tinombo bersumber dari DAK Tahun 2015 dan dilanjutkan dengan APBD tahun 2018. Pasar Wanamukti Kecamatan Bolano sumber DAK Tahun 2016.

Pasar Bolano Kecamatan Bolano sumber dari DAK tahun 2016, pasar Kasimbar Kecamatan Kasimbar sumber dana DAK tahun 2019.

“Untuk itu para peserta diharapkan untuk mendapatkan ilmu pengetahuan tentang bagaimana prosedur dan strategi serta arah kebijakan pengembangan pasar. Baik dari segi kebersihan, keamanan, pengelola administrasinya serta peningkatan PAD,” tutupnya. Adv

Tinggalkan Balasan