Pengedar Sabu Asal Touna Berusaha Kabur Ditembak Polisi

waktu baca 3 menit
FOTO : Dokumentasi Humas Polres Touna

Berita Hukum, gemasulawesi – Pengedar narkoba jenis sabu berinisial FF di tembak petugas polisi berusaha untuk kabur saat Satuan Narkoba (Sat Narkoba) Polres Tojo Una-una (Touna) sedang melakukan pengembangan.

Hal itu diungkapkan Kasat Narkoba Polres Tojo Una-una (Touna), AKP Desmon, saat konferensi pers di ruang Rupatama Mako Polres Tojo Una-una, Kamis 30 Juni 2022.

“Pada saat pengembangan pelaku FF yang mencoba melarikan diri, tindakan tegas harus dilakukan,” ucap Kapolres Touna AKBP Riski Fara Shandy didampingi Kasat Narkoba Polres Touna AKP Desmon saat jumpa pers di kawasan Rupatama, Mako Polres Touna, Kamis 30 Juni 2022.

Kapolres menyatakan, Rabu 11 Mei 2022 pukul 19.00 WITA, Satuan Narkoba berhasil menangkap dan dua tersangka pengedar narkoba jenis sabu.

Baca: Diduga Jual Senjata Api ke KKB, ASN Asal Papua Ditangkap Polisi

Kedua pelaku, masing-masing berinisial FF 33 tahun, laki-laki dan YPP 37 tahun, perempuan, ditangkap di rumahnya di Jalan Muslaeni, Kelurahan Uentanaga Bawah, Kecamatan Ratolindo, Kabupaten Touna.

Riski menjelaskan bahwa kedua pengedar sabu asal Tojo Una-una (Touna) tersebut adalah suami istri dan peran kedua pelaku tersebut berbeda.

“Untuk pelaku FF sebagai pemilik 2 paket sabu dengan berat kotor 11,60 gram yang dijual, sedangkan peran dari pelaku YPP adalah membantu menjual 2 paket sabu tersebut,” jelas Kapolres.

Kapolres mengungkapkan, tim Sat Narkoba berhasil menemukan barang bukti dua paket sabu di masing-masing tempat berbeda.

Ia mengatakan satu paket diduduki pelaku YPP di lantai kamar tidur pelaku, sedangkan satu paket lagi ditanam di tanah dekat pintu dapur rumah pelaku.

Selain itu, Kapolres mengatakan, Ketua RT juga ikut menyaksikan saat proses penangkapan dan penggeledahan oleh tim Satuan Narkoba di rumah pelaku.

“Saat dilakukan penangkapan, pelaku FF sedang tidak berada di rumah, sehingga yang ditangkap lebih dulu adalah pelaku YPP,” kata Riski.

Kapolres menambahkan, tim Satuan Narkoba melakukan pencarian dan penelusuran terhadap pelaku FF dan berhasil menangkap pelaku FF di sebuah rumah di Jalan Pulau Papan, Kelurahan Uentanaga Bawah, Kecamatan Ratolindo.

Riski mengatakan, namun pada perkembangannya, pelaku FF berusaha kabur, sehingga dilakukan tindakan tegas dan hasil tes urine kedua pelaku positif amphetamine dan methamphetamin.

Kapolres menuturkan, bersama kedua tersangka juga didapatkan barang bukti berupa dua paket serbuk kristal diduga sabu seberat 11,60 gram bruto, uang senilai Rp 1.300.000, 12 pak plastik klip kosong, botol plastik kecil berwarna putih, tas kecil berwarna orange dan sebuah handphone merk OPPO berwarna biru.

“Kedua pelaku dijerat dengan Undang-Undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009 tentang Pasal 114 ayat (2) Narkotika Pasal 132 ayat (1) dan/atau Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1)” ujarnya.

Baca: Tonton Film Porno, Dua Remaja Minahasa Selatan Perkosa Bocah SMP

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.