Pengedar Narkoba Manfaatkan Pandemi Covid 19

Pengedar Narkoba Manfaatkan Pandemi Covid 19
Foto: Illustrasi pengedar narkoba manfaatkan pandemi.
Jangan Lupa Share

Berita nasional, gemasulawesi– Para pengedar narkoba manfaatkan pandemi covid 19 untuk beraksi, meskipun ada pembatasan aktivitas warga secara umum.

“Justru di saat pandemi mereka datang,” ungkap Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi, di Jakarta, Kamis, 8 Juli 2021.

Pihaknya memastikan aparat kepolisian tidak lengah atas pergerakan pengedar narkoba manfaatkan pandemi.

Bahkan, Polres Metro Jaya mengklaim memiliki tim khusus untuk tetap fokus mengusut kasus narkotika yang terjadi di masyarakat.

Baca juga: Gelontoran 1,3 Miliar Rupiah, Tekan Pandemi Covid di Palu

“Ada tim khusus yang tetap konsen terhadap narkotika ini, kita memetakan bandar-bandar,” ujarnya.

Salah satu buktinya ada pengungkapan kasus narkoba yang menjerat aktris Nia Ramadhani dan suaminya, Ardi Bakrie.

Baca juga: Puluhan Sekolah di Parigi Moutong Lambat Lapor BOS Tahap Satu

“Tertangkap atas nama saudara RA ini. Jadi sekali lagi kami tekankan ini penyelidikan belum selesai sampai sini, kita akan lebih kembangkan lagi,” ujarnya.

Pihaknya akan terus melakukan perang terhadap narkoba di tanah air. Apalagi, bisa saja pengedar narkoba manfaatkan pandemi pandemi covid 19 saat ini.

Baca juga: Gubernur Siapkan Jalur Perdagangan Sulawesi Tengah-Kalimantan

“Kita tetap perang terhadap narkoba, di saat pandemi, di saat masyarakat panik, tiba-tiba kejahatan meningkat, ditambah lagi dengan stimulasi sabu, maka akan lebih brutal, lebih sadis dan lain sebagainya,” tuturnya.

Baca juga: Usai 21 Kali Beraksi, Pelaku Pencurian di Kota Palu Tertangkap

Sebelumnya, Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat mengungkapkan kasus penyalahgunaan narkoba dan menetapkan tiga tersangka, yakni aktris Nia Ramadhani dan suaminya, Ardi Bakrie.

Baca juga: Gubernur Minta BRI Siapkan KUR untuk Sulawesi Tengah Rp5 Triliun

Serta seorang sopir berinisial ZN. Ketiganya dijerat Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Baca juga: Usai 11 Kali Beraksi, Pencuri Ternak di Sigi Tertangkap Polisi

Dalam kasus ini, polisi turut menyita barang bukti berupa satu klip sabu seberat 0,78 gram seharga Rp 1,5 Juta serta satu buah bong atau alat isap sabu yang diduga digunakan para pelaku. (***)

Baca juga: Gubernur Minta Tambahan DBH Sulawesi Tengah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post