2Banner GIF 2021

Pengawasan Orang Asing Program Tahunan Kanwil Kemenkum-HAM Sulteng

Pengawasan Orang Asing Program Tahunan Kanwil Kemenkum-HAM Sulteng
Ket Foto: Rapat Kanwil Kemenkum-HAM Sulteng di salah Satu Hotel Kota Palu 17 november 2021/Sugianto

Sulawesi tengah, gemasulawesi – Pengawasan orang asing dalam keimigrasian menjadi salah satu program tahunan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum-HAM) Sulawesi tengah (Sulteng).

“Keberadaan Tim pengawasan orang asing (Timpora) sudah cukup lama, saya harap keberadaan Timpora ini dapat lebih efektif dalam menjangkau wilayah resiko terjadinya pelanggaran keimigrasian,” ungkap Kakanwil Kemenkum-HAM Sulteng Lilik Sujandi kepada sejumlah wartawan usahi pelaksanaan kegiatan Kanwil Kemenkumham Sulteng di salah satu hotel Kota Palu, Rabu 17 November 2021.

Baca juga: Belasan Ribu WNA Tinggalkan Indonesia, China Terbanyak

Ia menyebutkan, pihaknya telah membangun kolaborasi dengan pihak Ketenaga kerjaan terkait dengan mendapatkan keabsahan dokumen keimigrasian termasuk dengan dokumen izin tinggal dan memperpanjang izin tinggal orang asing di Sulteng.

Menurutnya, sudah ada beberapa kasus deportasi dilakukan oleh pihaknya terhadap sejumlah orang asing karena dinilai melanggar ketentuan yang berlaku.

Baca juga: Diduga 92 WNI Langgar UU Keimigrasian Malaysia

“Masyarakat kami harap berperan aktif dalam membantu melaporkan atau menginformasikan jika ada dugaan pelanggaran ada keberadaan orang asing yang mencurigakan aktifitasnya,” tuturnya.

Karena kata dia, tidak mungkin pegawai keimigrasian bisa memantau secara menyeluruh mengingat wilayah Sulawesi tengah cukup luas.

Baca juga: Marak Pinjol Ilegal, Rachmat Gobel Prihatin

Disitulah pentingnya keterlibatan masyarakat dalam membantu mengawasi keimigrasian terkait keberadaan orang asing tersebut.

“Jika masyarakat menemukan dugaan pelanggaran keimigrasian bisa melaporkan ke pihak kepolisian kemudian pihak kepolisian pasti akan berkomunikasi dengan pihak keigirasian,” arahnya.

Tentunya laporan itu akan langsung ditindak lanjuti pihaknya dengan mengecek data keimigrasiannya yang sudah terintegrasi.

Baca juga: Pembangunan Rumdis Kantor Imigrasi Kelas I Palu Mulai Dilaksanakan

Ia menambahkan, tindak lanjut dari hasil rapat tersebut adalah mengefektifkan Timpora ditengah isu dan persoalan keimigrasian yang semakin luas.

“Dampak lintasan orang asing keluar maupun masuk penting untuk menjadi perhatian bersama. Sehingga keberadaan Timpora ini diharapkan bisa meminimalisir terjadinya pelanggaran keimigrasian,” pungkasnya.

Laporan: Sugianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post