Pengaruh Xavi Berikan Perubahan Besar Bagi Barcelona

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Pelatih Barcelona Xavi Hernandez. © AP Photo

Bola, gemasulawesi.com- Kiprah Barcelona menunjukkan performa sangat bagus, terlihat dalam tiga laga terakhir, klub asal Catalan itu selalu berhasil menang dan mencetak empat gol ke gawang lawan. Performa Barcelona yang mengerikan itu tidak lepas pengaruh kehadiran Xavi Hernandes memberikan perubahan besar bagi Barcelona.

Menang telak 4-0 atas Athletic Bilbao akhir belum lama ini, pada pekan ke-25 La Liga adalah hasil yang sangat bagus, mengingat pada akhir Januari 2022 Barcelona kalah dengan skor 3-2 dari Bilbao.

Skor 4-2 berhasil diraih Barcelona dalam laga melawan Atletico Madrid alhasil 4 besar direbut, Barcelona juga berhasil meraih satu tempat di 16 besar liga eropa setelah menundukkan Napoli.

Baca: Resmi Jadi Pelatih, Ini PR Xavi di Barcelona

Pengaruh kehadiran Xavi, juga memberikan banyak perubahan dari sisi taktik bagi Barcelona. Kehadirannya juga menguatkan mental dan memberikan aura positif dalam tim.

Apa sebenarnya strategi Xavi, sehingga bisa membuat Barcelona menjadi tim yang menunjukkan performa mengerikan seperti saat ini?

Sebagaimana diketahui, Xavi bukanlah sosok baru di Barcelona. Dia menjadi legenda dan besar dengan kultur klub. Xavi pasti sangat mengetahui kebutuhan dan apa yang diinginkan oleh Barcelona. Kehadirannya mengembalikan identitas bermain klub yang sempat hilang di masa Ernesto Valverde dan Ronald Koeman.

Baca: Faktor Iklim, 2026 PLN Ganti PLTU Batubara Jadi EBT

Permainan tiki-taka yang lama menjadi identitas klub kembali mengemuka. Guliran bola dari kaki ke kaki ciri khas Barcelona itu telah Kembali.

Prinsip utama dari ‘Xavi Ball’ adalah triangle pass. Maksud dari istilah itu adalah kondisi ketika pemain membentuk formasi segitiga ketika saling bertukar umpan. Ini adalah skema agar menang jumlah pemain dibanding lawan.

Biasanya, skema ini terjadi antara dua gelandang dan satu bek sayap. Mereka akan saling bertukar umpan. Lalu, dipindahkan ke sisi lapangan lain atau langsung dipindahkan ke winger.

Baca: Rangkuman Berita Bola Hari Ini, Minggu 9 Mei 2021

Sergio Busquets menjadi kunci pada skema ini. Sementara, Pedri atau Frenkie de Jong bergerak dengan fleksibel untuk berada di area kanan atau kiri.

Ini adalah skenario yang banyak dipakai klub-klub top Eropa. Para penyerang juga mendapat tugas untuk memulai aksi bertahan ketika tidak menguasai bola. Xavi juga menerapkan hal ini.

Xavi ingin mengacaukan build-up serangan lawan. Aubameyang akan melakukan pressing pada pemain lawan yang memegang bola, sementara Traore atau Gavi akan memberi tekanan lebih pada bek lawan.

Sementara, Pedri dan De Jong akan menutup akses bola ke pemain tengah lawan. Situasi ini membuat lawan tak punya banyak pilihan selain melakukan umpan jauh. (*)

Baca: Barcelona vs Real Betis, The Catalan Wajib Menang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.