Minggu, Mei 16, 2021
BerandaPARIGI MOUTONGSekda: 2021, Penanganan Covid Parigi Moutong Makin Intensif

Sekda: 2021, Penanganan Covid Parigi Moutong Makin Intensif

- Advertisement -spot_img

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Pemkab Parimo, Sulawesi Tengah, pastikan penanganan covid Parigi Moutong makin intensif, dalam rangka menekan pandemi.

“Kerjasama semua kalangan perlu ditingkatkan. Dimulai dari kesadaran diri sendiri untuk membiasakan hidup bersih dan menerapkan protokol kesehatan dengan benar,” ungkap Sekda Parigi Moutong, Zulfinasran, di Kantor Bupati Parimo, Sulawesi Tengah, Senin 1 Februari 2021.

Ia mengatakan, terdapat beberapa agenda kerja Satgas covid 19 dan Pemkab Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, untuk menangani pandemi tahun 2021. Diantaranya, menyediakan laboratorium, pengadaan alat PCR, dan menambah sejumlah ruang isolasi.

Baca juga: Ratusan Anak Daerah Berpeluang Masuk Industri Perikanan Parimo

Segala upaya yang dilakukan Satgas dan Pemkab Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, kata dia, akan berjalan lancar dan membuahkan hasil baik. Jika, semua kalangan bisa bersama mendukung kebijakan penanggulangan covid 19.

“Kami berkeyakinan kita semua akan terhindar dari virus yang cukup meresahkan hampir satu tahun ini,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Bupati H Badrun Nggai saat rapat koordinasi penanganan covid Parigi Moutong untuk 2021 mengatakan, Pemkab Parigi Moutong mengambil langkah penting. Hal itu berdasarkan angka kasus terkonfirmasi positif virus corona terus meningkat.

“Ada beberapa poin tugas yang nantinya disepakati bersama. Dan kemudian akan dilaksanakan Satgas Covid 19 bersama Forkopimda dan OPD terkait ditahun 2021,” sebutnya.

Baca juga: Parimo Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Sausu

Diantaranya, Pemkab Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, akan melaksanakan penjagaan posko covid 19, penyaluran logistik bagi pasien suspek dan terkonfirmasi covid, penyaluran disinfektan dan aksi serentak penyemprotan disinfektan.

Langkah penanganan covid Parigi Moutong lainnya yaitu melakukan operasi yustisi dan OPPK (Operasi Penegakkan Protokol Kesehatan) dari TNI-Polri, pemanfaatan gedung karantina bagi pasien virus corona klaster sedang dan berat, penyediaan lahan perkuburan korban jiwa akibat covid 19 dan penyediaan fasilitas alat kesehatan.

Selain itu, penanganan covid Parigi Moutong juga akan melakukan sosialiasi vaksinasi. Serta, kegiatan pelaksanaan vaksinasi, sosialisasi 3M, penyelidikan epidemiologi kasus covid 19, pelacakan kasus, pengambilan dan pengiriman sampel hasil swab, rapid anti body dan anti gen, serta memonitoring dan mengevaluasi semua yang akan dilaksanakan.

“Saya harap, agar pihak terkait melengkapi data akurat jumlah terkonfirmasi positif di Parimo,” pintanya.

Satgas penanganan covid Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, juga perlu mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan ditengah lingkungan masyarakat, bagi para pelaku usaha dan lingkup perkantoran Pemkab Parigi Moutong, penegakkan titik kumpul warga baik di pesta, pasar dan cafe.

“Untuk itu, saya meminta sarana dan prasarana untuk penunjang penanganan covid agar dipersiapkan lebih awal,” tutupnya.

Baca juga; PKD Wajib Pastikan Protokol Kesehatan Saat Pemungutan Suara

Laporan: Muhammad Rafii

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

Must Read

- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.