Minggu, Mei 16, 2021
BerandaPARIGI MOUTONGPolisi Hentikan Penambangan Emas Tanpa Ijin di Moutong

Polisi Hentikan Penambangan Emas Tanpa Ijin di Moutong

- Advertisement -spot_img

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Tim gabungan Sat Reskrim Polres Parimo dan Polsek Papayato Barat, Pohuwato hentikan praktek penambangan emas tanpa ijin di Sejoli, Parigi Moutong, Sulteng.

“Tindakan penegakan hukum ini diambil karena penambangan emas tanpa ijin meresahkan warga Kecamatan Moutong, Parimo dan warga di sekitar aliran sungai Desa Molosipat dan Desa Persatuan, Gorontalo,” ungkap Kapolres Parimo, AKBP Andi Batara Purwacaraka, di Parimo, Kamis 28 Januari 2021.

Ia mengatakan, Senin 25 Januari 2021 Sat Reskrim Polres Parimo mendapatkan informasi dari Kapolsek Papayato Barat, Polres Pohuwato, Polda Gorontalo. Ada kegiatan penambangan emas tanpa ijin yang berdampak ke wilayahnya.

Baca juga: Massa Aksi Demo Sebut Tambang Emas Kasimbar Ancam

Warga di Desa Molosipat dan Desa Persatuan sangat bergantung pada air sungai yang kini dialiri pembuangan penambangan emas ilegal Sejoli.

“Sungai itu sebagai sumber air kebutuhan sehari-hari. Baik untuk kebutuhan rumah tangga seperti mencuci dan air minum. Serta, kebutuhan pertanian dan tambak warga setempat,” tuturnya.

Berdasarkan keluhan warga di Desa Molosipat dan Desa Persatuan itu, tim gabungan dari Polres Parimo dan Polsek Papayato Barat, bergerak mengecek lokasi penambangan emas tanpa ijin.

Setelah memastikan titik koordinat berada di wilayah tugas Polres Parimo. Pada 26 Januari 2021, sekitar pukul 10.00 Wita. Tim gabungan yang dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Parimo AKP Donatus Kono. Dan Kapolsek Papayato Barat, langsung hentikan aktivitas penambangan emas ilegal Sejoli.

Baca juga: Kejari Poso Sulteng Selidiki Aliran Dana Covid-19

“Kami melakukan tindakan hukum karena ini sudah meresahkan warga akibat penambangan emas ilegal Sejoli,” tuturnya.

Dari pengecekan ke lokasi penambangan emas tanpa ijin, tim gabungan menemukan kegiatan penambangan sedang berjalan.

Penambang sudah melakukan land clearing. Bahkan, mereka mendatangkan dua alat berat berupa exavator merk Caterpilar CT 320 berwarna kuning.

“Alat exavator itu disewa dari pemilik alat berat berinisia IB, jenis kelamin laki-laki,” terangnya.

Pelaku penambangan emas tanpa ijin itu kata dia, dengan sengaja merubah aliran sungai dari jalur alaminya.

Hal itu dilakukan agar pelaku penambangan emas tanpa ijin dapat dengan bebas mengambil material berupa tumpukan pasir diduga ada kandungan emasnya.

Mereka telah berhasil mengumpulkan sebanyak 700 baket exavator material siap olah menjadi emas.

“Saksi kami dilokasi melihat baket tumpukan material berjumlah banyak di sekitar aliran sungai,” tutupnya.

Baca juga: Diduga Solar Tersuplai ke Tambang Emas Ilegal Parimo

Laporan: Muhammad Rafii

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

Must Read

- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.