Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Pemuda Muhammadiyah Ajak Masyarakat Rawat Persatuan Bangsa

Pemuda Muhammadiyah Ajak Masyarakat Rawat Persatuan Bangsa
Foto: Illustrasi bendera Pemuda Muhammadiyah.

GemasulawesiPimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Sunanto mengajak seluruh masyarakat terus merawat persatuan dan melawan anasir jahat dengan tujuan memecah belah bangsa. Menyusul kasus penistaan agama YouTuber Muhammad Kece beredar luas di masyarakat.

“Untuk kemudian menjunjung tinggi hukum di atas semua kepentingan,” ungkap Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Cak Nanto sapaan akrabnya, dalam keterangan tertulis, Kamis 26 Agustus 2021.

Dia mengatakan, keberagaman Indonesia adalah karunia Tuhan sekaligus kekuatan nasional.

Baca juga: Youtuber Muhammad Kece Terancam Penjara Enam Tahun

Menurutnya, keberagaman suku, agama, budaya dan kepercayaan semuanya berdiri sama dan setara di mata hukum haruslah dirawat dan dijaga, serta wajib dihargai seluruh bangsa.

“Atas dasar itulah, maka sangatlah tidak elok jika di antara anugerah Tuhan berikan kepada bangsa ini ada oknum yang sengaja membesarkan atau mengerdilkan suatu kaum, suatu adat, suatu kepercayaan, suatu budaya hingga suatu agama tertentu dengan tujuan untuk membuat gaduh, mengadu domba dan memecah belah persatuan,” ujarnya.

Baca juga: Menag: Ucapan Youtuber Muhammad Kece Menista Agama Islam

Menurut dia, perilaku jahat seperti membuat gaduh dan mengadu domba hendaknya disikapi dengan cepat dan tegas oleh negara. Tak peduli dari mana pelaku berasal dan apapun latar belakangnya.

Baca juga: Diduga Menista Agama, YouTuber Muhammad Kece Ditangkap Polisi

Muhammadiyah apresiasi langkah Polri menangkap YouTuber Muhammad Kece

Olehnya, dia mengapresiasi langkah Polri menangkap YouTuber Muhammad Kece. Dia berpendapat, perilaku jahat Muhammad Kece memang harus disikapi dengan cepat dan tegas.

“Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap kinerja cepat Bareskrim Kepolisian Republik Indonesia dalam penangkapan saudara Kace pada Selasa 24 Agustus 2021 terbukti sengaja menista agama Islam dan merusak persatuan bangsa Indonesia,” kata dia.

Baca juga: Polri Lidik Kasus Dugaan Penistaan Agama YouTuber Muhammad Kece

Diberitakan sebelumnya, Bareskrim Polri menangkap YouTuber Muhammad Kece atas dugaan penistaan agama. Muhammad Kece ditangkap di Bali dan langsung dibawa ke kantor Bareskrim Mabes Polri. Penangkapan itu berdasarkan laporan polisi nomor LP/B/500/VIII/2020/SPKT Bareskrim tanggal 21 Agustus 2021.

Tersangka dugaan penistaan agama dan/atau ujaran kebencian terkait SARA diatur dalam UU ITE itu terancam hukuman 6 tahun penjara.

“Yang bersangkutan telah ditetapkan sebagai tersangka. Bisa ancaman pidananya penjara 6 tahun,” tutupnya. (***)

Baca juga: PBNU Nilai Unsur Pidana Atas Statement Muhammad Kece Terpenuhi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post