Minggu, Mei 16, 2021

Polisi Amankan Tiga Pemotor Gunakan Knalpot Bising di Toili, Banggai

Must read

Berita banggai, gemasulawesi– Polisi amankan tiga pemotor gunakan knalpot bising di Toili, Banggai, Sulawesi Tengah.

“Ketiga pemotor diamankan bersama empat lainnya yang tidak memasang TNKB dan tidak menggunakan spion,” ungkap Kapolsek Toili AKP Candra, saat melaksanakan KRYD di Toili, Banggai, Sulawesi Tengah, Sabtu 20 Februari 2021.

Ia mengatakan, keseluruhan operasi KRYD hari ini mengamankan tujuh motor termasuk milik pemotor gunakan knalpot bising atau racing.

Ketujuh motor termasuk milik pemotor gunakan knalpot bising kata dia, diamankan Polsek Toili, Banggai, Sulawesi Tengah, karena tidak mematuhi peraturan berlalulintas dengan baik.

Para pemilik kendaraan serta pemotor gunakan knalpot bising diberikan teguran. Dan diminta melengkapi seluruh komponen kendaraan dengan standar serta sesuai kelayakan jalan.

Baca juga: Anak Dibawah Umur Dominasi Kasus Lakalantas Parigi Moutong

Diketahui, knalpot bising atau racing bukanlah knalpot standar sesuai yang ditentukan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ).

Pemasangan knalpot racing sepeda motor yang tidak standar, Pasal 285 ayat 1 UU LLAJ telah mengatur sanksi bagi pelanggar knalpot standar.

Pasal itu menjelaskan pengendara sepeda motor yang kendaraannya tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan di antaranya knalpot bising akan ditindak.

Pasal 285 ayat 1 UU LLAJ berbunyi setiap orang yang mengemudikan sepeda motor di jalan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, knalpot dan kedalaman alur ban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat 3 juncto Pasal 48 ayat 2 dan ayat 3 dipidana dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.

Selanjutnya terkait knalpot bising juga diatur dalam pasal 48 ayat 3 UU LLAJ dan pasal 6 ayat 3 Peraturan Pemerintah nomor 80 tahun 2012. Tentang tata cara pemeriksaan kendaraan bermotor di jalan dan penindakan pelanggaran lalu lintas dan angkutan jalan.

Ia menambahkan, tujuh yang diamankan termasuk pemotor gunakan knalpot bising di Toili, Banggai, Sulawesi Tengah, akan kita lepaskan jika pemiliknya sudah melengkapi seluruh komponen kendaraannya.

Baca juga: Polisi Amankan Motor Knalpot Bising di Banggai

Laporan: Rahmat

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article