Pemkot Palu Dorong Warga Jaga Kebersihan Lingkungan

waktu baca 2 menit
Sejumlah warga gotong royong bersihkan lingkungan (Ilustrasi Gambar)

Berita Sulawesi Tengah, gemasulawesi – Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, tidak berhenti terus edukasi dan dorong warga tentang pentingnya menjaga lingkungan untuk keindahan dan kemajuan kota.

Hal itu diungkapkan Irmayanti Petalolo Sekretaris Daerah Kota Palu di Palu, Minggu 25 Juli 2022.

“Kebersihan harus terus disosialisasikan kepada warga agar merubah perilaku yang sebelumnya tidak tertib menjadi tertib membuang sampah pada tempatnya membutuhkan proses yang panjang,” ucap Sekretaris Daerah Kota Palu Irmayanti Petalolo, di Palu, Minggu 25 Juli 2022.

Saat ini, Pemkot Palu sedang gencar melakukan intervensi pembersihan kota, menyiapkan sarana dan prasarana pendukung mulai dari armada hingga sumberdaya manusia petugas khusus kebersihan.

Baca: Pemda Parigi Moutong Perkuat Tata Kelola Keuangan BUMdes

Sosialisasi dan edukasi, selalu disematkan dalam berbagai kegiatan di internal pemerintahan maupun kegiatan yang berlangsung di masyarakat.

“Setidaknya kesadaran membuang sampah pada tempatnya telah dibangun di masyarakat. Ini dapat menjadi modal utama kita meraih penghargaan Adipura 2023,” ujar Irmayanti yang juga mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palu itu.

Ia menjelaskan, tekad untuk mencapai Adipura digunakan sebagai alat untuk memperkuat semangat Pemerintah  Kota (Pemkot) Palu dorong warga dalam mewujudkan kota yang bersih dan berkelanjutan, sehingga semua komponen harus berpartisipasi dan mendukung langkah ini.

Menurut Irmayanti, car free day yang berlangsung setiap minggu di ibu kota Sulawesi Tengah ini menjadi salah satu tujuan sosialisasi dan edukasi kebersihan, karena saat ini banyak warga yang aktif berjalan kaki atau bersepeda.

Oleh karena itu tidak ada kata lain selain menjadikan upaya ini sebagai metode pendekatan sosial-lingkungan.

“Pemkot Palu juga telah membentuk dan menerjunkan Satuan Tugas (Satgas) razia Adipura, mengikutsertakan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan perempuan Adipura pelopor pembersihan di wilayahnya masing-masing,” kata Irmayanti.

Ia menambahkan, upaya tersebut juga telah didukung oleh kebijakan strategis, salah satunya adalah Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 40 Tahun 2021 tentang Pembatasan Penggunaan kemasan Plastik Sekali Pakai dan Stirofoam untuk mengurangi resiko pencemaran di lingkungan.

Irmayanti mengatakan, kebersihan lingkungan tentunya akan memberikan dampak positif jangka panjang bagi kemajuan pembangunan kota ini. (*/Ikh)

Baca: Perluasan Pelabuhan Anggrek Gorontalo Bakal Dimulai Tahun Ini

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.