Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Pemkot Palu Dapat Apresiasi Capaian Realisasi APBD 2021

Pemkot Palu Dapat Apresiasi Capaian Realisasi APBD 2021
Foto: Walikota Palu, Hadianto Rasyid.

Gemasulawesi– Pemkot Palu, Sulawesi Tengah, satu dari dalam lima provinsi, lima kabupaten dan lima kota mendapatkan apresiasi capaian realisasi APBD 2021.

“Pencapaian Kota Palu melampaui angka presentase realisasi belanja kabupaten dan kota secara nasional, hanya sekitar 35,88 persen,” demikian isi surat Mendagri yang ditujukan kepada Pemkot Palu, tertanggal 12 Agustus 2021.

Dari data yang dihimpun, adapun 15 daerah mendapat apresiasi capaian realisasi APBD 2021, pertama untuk tingkat Provinsi.

Baca juga: Mendagri: Penundaan Pilkades Serentak Cegah Penyebaran

Provinsi penerima apresiasi capaian realisasi APBD 2021, yakni Gorontalo dengan persentase realisasi belanjanya sebesar 52,57 persen, Lampung 50,57 persen, Nusa Tenggara Barat (NTB) 49,32 persen, Sumatera Utara 49,30 persen, dan Kalimantan Selatan 48,91 persen.

Kedua, untuk tingkat kabupaten penerima apresiasi capaian realisasi APBD 2021. yakni Grobogan 54,79 persen, Kulon Progo 54,64 persen, Cianjur 54,42 persen, Pati 51,61 persen, dan Kaur 50,64 persen. Ketiga, untuk tingkat Kota, yakni Denpasar 47,31 persen, Palu 46,38 persen, Banjar Baru 45,82 persen, Metro 45,56, dan Ternate 45,49 persen.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Mochamad Ardian Noervianto menjelaskan, capaian ini diukur berdasarkan data laporan realisasi APBD serta hasil monitoring dan evaluasi Kemendagri hingga 6 Agustus 2021.

Ke-15 daerah itu mampu melampaui angka persentase realisasi belanja daerah secara nasional. Adapun persentase itu, untuk provinsi sebesar 40,29 persen, sedangkan kabupaten/kota sebanyak 35,88 persen.

Dia menambahkan, apresiasi disampaikan langsung oleh Mendagri melalui Surat Mendagri kepada masing-masing kepala daerah baik gubernur, bupati maupun wali kota.

Dalam surat itu Mendagri menjelaskan, apresiasi ini merupakan bentuk penghargaan kepada pemerintah daerah, karena telah mendukung kebijakan pemerintah terkait percepatan realisasi APBD Tahun Anggaran 2021.

“Sebagaimana dimaksud dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 440/3687/SJ tanggal 28 Juni 2021 tentang Percepatan Pelaksanaan APBD TA 2021 untuk Penanganan Pandemi COVID-19 dan Percepatan Pemulihan Ekonomi,” tulis Mendagri pada surat yang ditandatangani 12 Agustus 2021 tersebut.

Mendagri harap daerah tetap konsisten terkait pencapaiannya 

Mendagri berharap, agar apa yang sudah dilakukan 15 daerah dapat tetap konsisten dan berkesinambungan dalam mempertahankan laju capaian realisasi pendapatan dan belanja APBD. Hal ini dilakukan guna mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.

Selain itu, Mendagri juga berharap agar pemerintah daerah lainnya turut melakukan langkah-langkah percepatan realisasi APBD TA 2021.

“Agar pertumbuhan ekonomi yang telah menunjukkan angka positif pada kuartal II 2021, yaitu sebesar 7,07 persen, dapat kita pertahankan pada kuartal III nantinya,” kata dia.

Selanjutnya, Kemendagri akan melakukan monitoring dan evaluasi secara periodik, hari per hari, terhadap kemajuan realisasi APBD Pemerintah Daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota.

Bahkan, kata dia, Kemendagri juga akan melakukan asistensi dan fasilitasi terhadap masalah-masalah dihadapi pemerintah daerah, guna mengakselerasi realisasi APBD.

Hal ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden dalam sidang kabinet paripurna beberapa waktu lalu. (***)

Baca juga: Pemkot Palu Rencana Kembangkan Komoditas Hortikultura

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post