Pemerintah Tuntaskan Klaim Rumah Sakit Rp17,1 Triliun

waktu baca 2 menit
Foto: Klaim Rumah Sakit

Berita nasional, gemasulawesi– Pemerintah telah membayar klaim rumah sakit untuk penanganan pasien covid 19 dengan total sebesar Rp 17,1 Triliun. Pembayaran itu terdiri dari bulan layanan tahun 2020 dan 2021.

“Sampai saat ini kita sudah melakukan pembayaran sebesar Rp 17.183.658.176.432 untuk pelayanan covid 19 di tahun 2021. Jadi selama 2021 kita sudah melakukan pembayaran sekitar Rp 17,1 Triliun,” ungkap Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes Rita Rogayah dalam konferensi pers virtual, Kamis 8 Juli 2021.

Pembayaran klaim rumah sakit yang telah dibayarkan di 2021 untuk layanan tahun 2020 berjumlah Rp 6,623 Triliun.

Kemudian untuk layanan tahun 2021, pemerintah sudah melakukan pembayaran kepada rumah sakit sebanyak Rp 10,56 Triliun.

“Kenapa muncul bulan layanan 2020? Karena rumah sakit mengupload-nya pada tahun 2021. Jadi rumah sakit ini mengklaim itu pada tahun 2021, layanannya di 2020,” jelasnya.

Untuk klaim rumah sakit layanan tahun 2021, dijelaskannya paling banyak di Januari dengan nilai Rp 3,19 Triliun.

Baca juga: Presiden Instruksikan Segera Salurkan Bansos Selama PPKM

“Memang yang tinggi adalah layanan di Januari Rp 3,19 Triliun, kemudian Februari Rp 2,414 Triliun, di Maret Rp 2,2 Triliun, di April Rp 2,48 Triliun, Mei masih sedikit karena mereka biasanya mengupload-nya itu di bulan Juni. Jadi ini akan meningkat pada pembayaran di bulan Juni sehingga nanti belum terlihat di bulan Mei ini,” kata dia.

Kemudian, iemerintah juga berjanji akan membayar tunggakan klaim rumah sakit lainnya untuk penanganan pasien covid 19 sebesar Rp 2,4 Triliun dalam waktu satu minggu ini, baik untuk tunggakan layanan 2020 maupun 2021.

Baca juga: Anggaran Penanganan Kesehatan Naik Jadi Rp 185,98 Triliun

“Dalam waktu satu minggu ini kami akan segera melakukan pembayaran sekitar Rp 2,4 Triliun,” kata Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes Rita Rogayah dalam konferensi pers virtual, Kamis 8 Juli 2021.

Pihaknya saat ini masih memproses pembayaran tunggakan Rp 2,4 Triliun. Khusus tunggakan tahun layanan 2020 nilainya sebesar Rp 1,5 Triliun.

Baca juga: Gubernur Siapkan Jalur Perdagangan Sulawesi Tengah-Kalimantan

“Jumlah RS yang tunggakan itu sekitar 400 . Karena ini sudah selesai di-review BPKP maka kami akan melakukan proses transfer ke RS,” sebutnya.

Kemudian untuk klaim rumah sakit layanan 2021 akan dibayarkan angkanya sekitar Rp 800 Miliar.

Baca juga: Gubernur Minta BRI Siapkan KUR untuk Sulawesi Tengah Rp5 Triliun

Jadi, totalnya adalah Rp 2,4 Triliun. Namun, pembayarannya tidak bisa selesai dalam satu hari saja.

“Kami butuh waktu. Jadi untuk itu kan kami melakukan pembayaran melalui bank, itu nanti kami selesaikan maksimal paling lama itu sekitar 5 hari kerja. Jadi kurang lebih 1 minggu,” tutupnya. (***)

Baca juga: Gubernur Minta Tambahan DBH Sulawesi Tengah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.