Pemerintah Tunda Pelaksanaan SKB CPNS 2019

  • Whatsapp
Pemerintah Tunda Pelaksanaan SKB CPNS 2019
Ahmad Saiful, Kaban BKPSDM Parimo.

Parigi moutong, gemasulawesi.com Pemerintah tunda pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bersama atau SKB CPNS 2019. Sebab menyusul persebaran virus corona (covid-19).

“Iya, pengumuman yang lolos seleksi SKD tidak mengalami perubahan, tetap pada 22-23 Maret 2020. Pemerintah tunda pelaksanaan SKB CPNS 2019,” ungkap Kepala BKPSDM Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), via pesan Whatsapp, Selasa 17 Maret 2020.

Bacaan Lainnya

Penundaan SKB ini tertuang dalam Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo pada 17 Maret 2020.

Surat itu menjelaskan pelaksanaan SKB yang berbasis Computer Assisted Test Badan Kepegawaian Negara (CAT BKN) maupun instansi masing-masing ditunda sampai ada kebijakan lebih lanjut berdasarkan evaluasi panitia seleksi nasional (panselnas).

“Semula, pelaksanaan SKB mulai 25 Maret 2020, ditunda sampai ada kebijakan lebih lanjut berdasarkan evaluasi Panselnas. Hasilnya akan kami beritahukan melalui surat edaran,” seperti dikutip dari surat MenPan bernomor B/318/M.SM.01.00/2020.

Penundaan itu diputuskan dengan mempertimbangkan status tanggap darurat bencana nasional nonalam akibat pandemi covid-19 yang telah ditetapkan pemerintah. Serta memperhatikan Peraturan Pemerintah tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Sementara pengumuman hasil SKD sendiri akan tetap disampaikan pada 22-23 Maret 2020 melalui portal resmi penerimaan CPNS 2019 dari masing-masing instansi.

Dalam surat tersebut juga mengingatkan agar kementerian/lembaga dan pemerintah daerah yang telah melakukan tender atau kontrak dengan pihak ketiga terkait jadwal pelaksanaan SKB dapat segera berkoordinasi dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LPKP) dan Ditjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan.

“Penanganan itu dilakukan sesuai keadaan kahar (kejadian di luar kehendak yang tidak dapat diperkirakan sebelumnya) sehingga kewajiban yang ditentukan dalam kontrak tidak dapat dipenuhi,” bunyi surat.

Sebelumnya, Badan Kepegawaian Negara (BKN) akan beri pengumuman serentak hasil Seleksi Keterampilan Dasar (SKD) CPNS 2019 setelah rekonsiliasi data dengan Panselda.

Setelah hasil rekonsiliasi dapat diunduh Instansi pusat dan daerah, kemudian diumumkan serentak tanggal 22-23 Maret 2020.

“Rekonsiliasi pada dasarnya ditujukan untuk menyamakan kembali data-data yang sudah masuk dalam database BKN. Dan dicocokkan dengan data manual sebelum hasil ujian dipublikasikan kepada publik secara serantak,” ungkap Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian Negara Suherman, dikutip dari laman resmi BKN.

BKN menggelar rekonsiliasi data hasil SKD CPNS tahap II untuk 260 instansi pusat dan daerah.

Pada tahap I lalu, sebanyak 261 dari 521 instansi telah melakukan rekonsiliasi data. Pada hari pertama dijadwalkan 88 instansi, dilanjutkan 83 instansi pada hari kedua dan 89 instansi pada hari ketiga.

“Rekonsiliasi bukan hanya sekedar mencocokkan data kehadiran peserta saat seleksi. Namun juga verifikasi apakah peserta itu, memenuhi syarat atau tidak untuk lolos ke tahap SKB,” tutupnya.

Baca juga: Berikut Kiat Dinas Ketahanan Pangan Cegah Stunting di Parigi Moutong

Laporan: Muhammad Rafii

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.