Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Pemerintah Tanggung Pemulsaran Jenazah Napi Korban Kebakaran di Tangerang

Pemerintah Tanggung Pemulsaran Jenazah Napi Korban Kebakaran di Tangerang
Foto: Pemerintah Tanggung Pemulsaran Jenazah Napi Korban Kebakaran di Tangerang.

Gemasulawesi- Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly, menyebutkan pemerintah akan menanggung segala bentuk pemulasaran, pemakaman dan urusan identifikasi jenazah Napi korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, Banten.

“Bentuk tanggungjawab pemerintah juga termasuk santunan kepada keluarga korban,” ungkap Yasonna H Laoly, Rabu 9 September 2021.

Dia menyatakan, bakal bertanggungjawab sepenuhnya terkait jenazah Napi korban kebakaran di Tangerang.

Baca juga: Kemenkumham Galakkan Program Asimilasi dan Integrasi

Ia pun menyebut kejadian kebakaran itu merupakan musibah akan menjadi bahan evaluasi pihaknya, dalam memperbaiki sistem di seluruh Lapas di Indonesia.

“Kalau namanya pimpinan lepas tanggung jawab itu sudah tidak benar. Saya sebagai Menteri tentu saya harus menyampaikan tanggungjawab, tentu saya akan meminta jajaran saya di bawah. Tapi, ini jelas musibah dan tidak kita inginkan,” kata dia.

Yohanna meminta maaf kepada seluruh pihak, khususnya korban dan keluarga korban insiden. Ia juga turut menyampaikan pesan bela sungkawa.

Korban tewas kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, Banten, bertambah tiga orang. Mereka sempat menjalani perawatan di RSUD Kota Tangerang karena mengalami luka bakar serius.

Dengan demikian, total 44 narapidana yang menjadi korban tewas dalam insiden kebakaran Blok C2 Lapas Tangerang.

“Iya barusan kami mendapat info tambahan, jadi 3. Total 44,” ujar Kabag Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), Rika Aprianti, melalui keterangan tertulis, Kamis 9 September 2021.

Korban meninggal dunia kebakaran Lapas Tangerang yang dirawat di RSUD Tangerang yakni, Hadiyanto, Adam Maulana, dan Timothy Jaya.

Kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang terjadi sekitar pukul 01.50 WIB. Kebakaran terjadi di Blok C2 yang dihuni oleh 122 orang. Sedangkan secara keseluruhan Lapas Kelas I Tangerang diisi 2.072 orang.

Data awal, sebanyak 41 korban meninggal dunia akibat peristiwa kebakaran itu. Sementara 8 orang luka berat mendapat perawatan di RSUD Kota Tangerang, dan 73 orang menjalani perawatan luka ringan di Poliklinik Lapas.

Adapun 41 korban tewas dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk proses identifikasi. Polisi mengaku kesulitan melakukan identifikasi karena kondisi jasad korban. (***)

Baca juga: Pandemi Covid19 Penyebab Kekerasan Seksual Anak Tinggi di Ambon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post