Pemerintah Siap Distribusikan Minyak Goreng Curah di Indonesia Timur

waktu baca 2 menit
Minya Goreng Kemasan (Ilustrasi Gambar)

Berita Nasional, gemasulawesi – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perdagangan akan siap mendistribusikan minyak goreng curah akan dibentuk dalam kemasan ke wilayah timur Indonesia, demi mewujudkan pemerataan harga minyak goreng secara nasional.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan harga rata-rata nasional minyak goreng curah tetap di angka Rp 15.000 per liter. Sebab, harga di Papua, Maluku, dan sebagian Sulawesi masih tinggi, rata-rata Rp 20.000 per liter.

“Pemerintah akan siap mendistribusikan minyak goreng  seharga Rp 14.000 dalam kemasan sederhana. Mungkin akan lebih murah dan mudah, sehingga nanti tempat-tempat lebih terpencil seperti Sulawesi dan Papua bisa lebih murah dari rata-rata Rp 20.000 per liter,” ucapnya sambil memeriksa tempat penyimpanan minyak. Gorengan warga di Pasar Ciracas, Jakarta Timur, Selasa 05 Juli 2022.

Selama ini pendistribusian minyak goreng curah di Indonesia bagian timur masih menggunakan wadah penyimpanan besar seberat satu ton per tangki. Hal ini membuat distribusi minyak goreng ke pulau-pulau dan dataran tinggi cenderung lebih sulit.

Baca: Stok Beras Bulog Sangihe Aman Hingga Enam Bulan Kedepan

Minyak goreng kemasan besar nantinya akan memudahkan proses pendistribusian hasil bumi hingga ke pelosok tanpa terkendala masalah logistik. Harga eceran tertinggi atau HET minyak goreng lepas di Sumatera, Jawa dan Bali saat ini Rp 14 ribu per liter. Bahkan di beberapa wilayah Jawa dan Bali, harga minyak goreng di bawah harga eceran tertinggi.

Kementerian Perdagangan mengumumkan bahwa 28 produsen terlibat dalam produksi minyak goreng kemasan dengan merek “Minyak Kita”. Peluncuran pasar minyak goreng kemasan akan berlangsung pada Rabu 06 Juli 2022.

PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) atau PPI selaku BUMN klaster pangan sepakat membantu Kementerian Perdagangan mengirimkan minyak goreng kemasan ke daerah-daerah pilihan pemerintah agar harga minyak goreng bisa segera turun. Direktur Utama dan Direktur Utama PPI Nina Sulistyowati mengatakan biaya distribusi menjadi salah satu pertimbangan, sehingga perusahaan akan bekerja sama sesuai anjuran pemerintah dan menawarkan minyak goreng kemasan sederhana.

“Daerah lain yang lebih terpencil seperti Sulawesi, Maluku dan Papua akan dijamin ketersediaan minyak goreng dan dengan harga yang terjangkau. Pemerintah berharap harga saat ini bisa turun,” ucap Nina. (*/Ikh)

Baca: Heboh Kontes Waria Dibatalkan, Warga Sidrap Diancam Pakai Badik

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.