fbpx

Pemerintah Kota Palu Himbau Warga Tidak Mudik Hindari Wabah Corona

waktu baca 3 menit
Ilustrasi Himbauan Jangan Mudik.

Berita kota palu, gemasulawesi.comPemerintah Kota Palu himbau warga tidak mudik untuk hindari wabah virus corona.

“Himbauan Pemerintah Kota Palu agar warga tidak mudik, dalam rangka upaya mencegah dan meminimalisir penyebaran virus corona atau mengurangi resiko virus corona atau covid19. Akibat mobilitas penduduk dari satu wilayah ke wilayah lainnya,” ungkap Sekda Kota Palu, Asri L Sawaya, Kamis 16 April 2020.

Ia mengatakan, Pemerintah Kota Palu menghimbau kepada warga yang berada di wilayah yang telah terpapar virus corona atau covid19. Agar sementara waktu tidak mudik kembali ke daerah.

Kemudian, untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Pemerintah Kota Palu Sulawesi Tengah untuk membatasi kegiatan keluar daerah, atau kegiatan mudik.

Sesuai dengan Surat Kemenpan-RB nomor 46 tahun 2020 tanggal 9 April 2020 tentang pembatasan kegiatan bepergian keluar daerah atau kegiatan mudik dan atau cuti ASN dalam rangka upaya pencegahan penyebaran virus corona.

Sementara itu, Kementerian dan Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menegaskan larangan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mudik dan cuti selama masih ada pandemi virus corona di Indonesia.

ASN dan keluarganya dilarang melakukan kegiatan ke luar daerah atau mudik, untuk mengurangi penyebaran virus corona (Covid-19) yang disebabkan mobilitas penduduk dari satu daerah ke daerah lain.

ASN dan keluarganya tidak diperkenankan pergi ke luar daerah selama penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-19.

Baca juga: 26 Miliar Rupiah Anggaran Penanganan Virus Corona Parigi Moutong

Apabila ASN perlu bepergian ke luar daerah dalam keadaan terpaksa atau genting, maka ASN tersebut harus mendapatkan izin dari Pejabat yang Berwenang atas delegasi dari Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

ASN juga tidak diperkenankan cuti selama berlakunya Kedaruratan Kesehatan Masyarakat virus corona.

Dalam SE itu ditegaskan, PPK di kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah agar tidak memberikan izin cuti bagi ASN. Namun, PPK masih dapat memberikan cuti bagi ASN yang melahirkan, cuti sakit, atau cuti karena alasan penting.

Cuti dengan alasan penting hanya diberikan jika keluarga inti dari ASN sakit keras atau meninggal dunia selama pandemi virus corona. Pemberian cuti itu dilakukan secara akuntabel sesuai dengan syarat yang diatur dalam PP No. 11/2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil dan PP No. 49/2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.

Surat Edaran yang ditandatangani Menteri PANRB Tjahjo Kumolo pada tanggal 9 April 2020, selain larangan mudik terkait wabah virus corona juga berisi tentang disiplin pegawai.

Termasuk pemberian hukuman disiplin sebagaimana diatur dalam PP No. 53/2010 tentang Disiplin PNS. SE tersebut juga mengupayakan pencegahan dampak sosial virus corona dengan mendorong partisipasi warga.

SE tersebut mulai berlaku sejak 9 April 2020, sampai dengan ditetapkannya kebijakan lebih lanjut.

Baca juga: Update Terkini, 24 Orang Positif Corona Sulawesi Tengah

Laporan: Muhammad Rafii

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.