Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Pemerintah Indonesia Target Vaksinasi 100 Juta Dosis

Pemerintah Indonesia Target Vaksinasi 100 Juta Dosis
Foto: Illustrasi vaksinasi covid19.

Gemasulawesi– Pemerintah Indonesia target vaksinasi 100 juta dosis, sebagai target upaya percepatan penanganan pandemi covid19.

“Dalam beberapa hari terakhir, saya melihat cakupan vaksinasi juga terus meningkat dan saat ini 90,59 juta dosis vaksin sudah disuntikkan. Saya minta kepada Menteri Kesehatan sampai akhir bulan Agustus ini, kita harus bisa mencapai penyuntikan lebih dari 100 juta dosis vaksin,” ungkap Presiden Jokowi, dalam keterangan persnya, Senin 23 Agustus 2021 malam, dari Istana Merdeka, Jakarta.

Selain pemerintah Indonesia target vaksinasi 100 juta dosis, Presiden Jokowi juga mengungkapkan keterlibatan TNI dan Polri dalam melakukan tracking.Untuk memberikan kontribusi terhadap peningkatan rasio kontak erat.

Baca juga: Berlaku Mulai 24 Agustus, Level PPKM di Daerah Turun

“Pada 20 Agustus 2021, rasio kontak erat mencapai 6,5, jauh meningkat dibanding pada 31 Juli 2021 yang berada pada posisi 1,9,” sebutnya.

Presiden juga mengingatkan perbaikan situasi pandemi covid19. Sehingga, pemerintah Indonesia target vaksinasi 100 juta dosis.

Jokowi sebut saat ini tetap harus disikapi dengan hati-hati dan penuh kewaspadaan.

Baca juga: Data Kematian Masuk Indikator PPKM di Indonesia

Pemerintah Indonesia target vaksinasi 100 juta dosis perlu dilakukan. Agar pembukaan kembali aktivitas masyarakat tidak berdampak pada peningkatan kasus.

“Pembukaan kembali aktivitas masyarakat tetap harus dilakukan tahap demi tahap seiring dengan peningkatan protokol kesehatan, testing dan tracing yang tinggi, serta cakupan vaksinasi semakin luas,” tuturnya.

Baca juga: Kemnaker Perkuat Kebijakan Satu Data Ketenagakerjaan

Berlaku Mulai 24 Agustus, Level PPKM di Daerah Turun

Jokowi juga menyebut indikator penanganan covid19 mulai membaik, level PPKM di daerah turun, berlaku mulai 24-30 Agustus 2021.

“Beberapa daerah bisa diturunkan levelnya dari level empat ke level tiga,” ungkap Presiden dalam keterangan persnya, Senin 23 Agustus 2021 malam, dari Istana Merdeka, Jakarta.

Jokowi sebut sejumlah wilayah di Indonesia telah menunjukkan perkembangan cukup baik. Sehingga level PPKM di daerah turun.

Baca juga: Senin, PPKM Level Empat Mulai Berlaku di Kota Palu dan Morowali Utara

Level PPKM di daerah Jawa-Bali alami penurunan. PPKM level empat mengalami penurunan dari 67 kabupaten/kota menjadi 51 kabupaten/kota dan level dua dari 59 kabupaten/kota menjadi 67 kabupaten/kota.

Sedangkan level dua mengalami peningkatan dua kabupaten/kota menjadi sepuluh kabupaten/dan kota. (**)

Baca juga: Tatap Muka Sekolah Wilayah PPKM Level 1-3 Diizinkan, Ini Syaratnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post