Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Pemda Parigi Moutong Harap jaringan SPAM Tuntaskan Masalah Ketersediaan Air di Enam Desa

Pemda Parigi Moutong Harap SPAM Tuntaskan Masalah Ketersediaan Air di Enam Desa
Foto: Pemda Parigi Moutong Harap SPAM Tuntaskan Masalah Ketersediaan Air di Enam Desa

Gemasulawesi– Pemda Parigi Moutong harap Pengelolaan SPAM atau Sistim Penyediaan Air Minum jaringan perpipaan di kawasan perdesaan dapat menuntaskan permasalahan air di enam desa di wilayah setempat.

“Dengan capaian pekerjaan 100 persen itu, maka desa tidak ada alasan lagi kekurangan aliran air bersih,” ungkap Badrun saat memimpin rapat pengelolaan SPAM desa diruang kerjanya, Rabu 15 September 2021.

Enam desa menjadi sasaran pembangunan SPAM jaringan perpipaan kawasan pedesaan yakni, Desa Tolole, Desa Donggulu Selatan, Desa Sigega Bersehati, Desa Bainaa, Desa Palasa Tengah dan Desa Kotaraya Barat.

Baca juga: UPTD: Pemeliharaan SPAM Parigi Moutong Tetap Jalan

Enam desa itu berdasarkan pantauan, telah berakhir masa pelaksanaan pekerjaannya dengan progres 100 persen, yang dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Parigi Moutong.

Pada kesempatan itu, Badrun meminta, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemeringahan Desa (PMD) Parigi Moutong untuk terus mengawal pelaksanaan kegiatan di desa.

Menurut dia, masih banyak berbagai regulasi yang belum dilaksanakan secara menyeluruh oleh OPD itu.

Baca juga: Parigi Moutong Fokus Tangani Pelanggan dan Jaringan SPAM

Baca juga: Lembaga Pendidikan Diminta Berperan Aktif Menanamkan Ideologi Pancasila

“Saya minta kita semua bertanggungjawab terhadap kegiatan di Desa. Kepala Desa bertanggungjawab terhadap kegiatan di desanya dan camat mengkoordinir serta mengawasi pelaksanannya,” ujarnya.

Dia juga mengimbau kepada para kepala desa, melaksanakan program yang bermanfaat dan dapat mensejahterakan masyarakat di desanya.

Baca juga: DPRD Parigi Moutong Soroti Pembangunan SPAM

Baca juga: Wali Kota Palu Hadianto Rasyid adalah Kepala Daerah Terkaya Nomor Dua

“Dana desa yang dikucurkan ke desa pemerintah tujuanya untuk kesejahteraan rakyat. Olehnya kepala desa harus mementingkan kepentingan rakyatnya,” ujarnya.

Selain dihadiri enam kepala desa, peremuan itu juga dihadiri Asistem Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Parigi Moutong Drs Samin Latandu, Inspektorat Daerah Kabupaten Parigi Moutong, dan Koordinator Pengelolaan SPAM dari masing masing desa. (***)

Baca juga: Target PAD Sektor SPAM Air Bersih Parigi Moutong Menurun

Baca juga: Indonesia Tuntaskan Penyuntikan 90 Juta Dosis Vaksin Covid19

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post