2Banner GIF 2021

Pemda Diminta Siapkan Rencana Jangka Pendek Tangani Banjir Sintang

Pemda Diminta Siapkan Rencana Jangka Pendek Tangani Banjir Sintang
Kepala BNPB Mayjen TNI Suharyanto (kanan depan) didampingi Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Jarwansyah saat menuju lokasi pengungsian warga terdampak yang berada di SD Negeri 15 Sintang, Kelurahan Kapuas Kiri Hulu, Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat, Sabtu (20/11). (Dok. BNPB)

Nasional, gemasulawesi – Pemerintah daerah diminta mempersiapkan rencana jangka pendek dan menengah dalam penanganan banjir di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.
Hal itu dikatakan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto dalam kunjungannya meninjau kondisi banjir di Kabupaten Sintang.

Baca juga: Parigi Moutong Darurat Banjir

“Pemenuhan kebutuhan pokok warga yang terdampak banjir itu mesti menjadi prioritas,” tegas Suharyanto, Sabtu 20 November 2021.
Lanjut dia, perencanaan jangka pendek dalam penanganan darurat merujuk Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang penaggulangan bencana.
Penanganan darurat yang tertuang dalam Undang-Undang menyebutkan bisa merupakan kegiatan penyelematan dan evakuasi korban, harta benda, pemenuhan kebutuhan dasar, perlindungan, pengurusan pengungsi, penyelamatan, serta pemulihan prasarana dan sarana.

Baca juga: Satu Keluarga Ditemukan Tewas di Kebun Sawit Sintang

Dalam hal rencana jangka panjang kata dia, merumuskan kebijakan dan pemulihan lingkungan akibat bencana banjir Kabupaten Sintang.
Menurutnya, banjir di Kabupaten Sintang akibat terjadinya penurunan daya dukung lingkungan sehingga saat terjadi hujan intensitas tinggi berakibat peralihan fungsi lingkungan tidak bisa menyerap air.

Baca juga: Pemda Parimo Jelaskan RPJMD Kepada DPRD

“Kerjasama sangat penting sehingga bisa merumuskan pencegahan dini agar banjir seperti ini tidak lagi terjadi kedepannya,” pintanya.
Ia juga meminta, dukungan dari seluruh komunitas baik akademisi, dunia usaha, media massa hingga masyarakat.
Ditengah bencana alam, tentu tidak lupa pemerintah daerah untuk memperhatikan penerapan protokol kesehatan covid-19 di lokasi pengungsian. (**/fan)

Baca juga: Perda RPJMD Parimo 2019-2023, Masih Belum Ditetapkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post