Senin, April 12, 2021
Berandaolah ragaKontak Pasien Covid 19, Pelatih Madrid Zidane Isolasi Mandiri

Kontak Pasien Covid 19, Pelatih Madrid Zidane Isolasi Mandiri

- Advertisement -spot_img

Berita olahraga, gemasulawesi– Kontak dengan pasien positif covid 19, Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane harus menjalani isolasi mandiri.

Dikutip dari Sport, seseorang di lingkungan Pelatih Madrid Zidane dinyatakan positif covid 19 pada Kamis 7 Januari 2021, sehingga mesti jalani isolasi mandiri.

Zidane melakukan tes antigen pada pukul 09.30 waktu setempat. Hasil tes menyebutkan ia negatif covid 19.

Selanjutnya Zidane dan juga seluruh pemain serta staf pelatih lain menjalani tes PCR sebagai protokol La Liga jelang pertandingan melawan Osasuna, Sabtu 9 Januari 2021 waktu setempat.

Baca juga: Balik Madrid, Zidane Akan Rekrut Tiga Pemain Ini

Arsitek asal Prancis itu tidak mendampingi Karim Benzema dan kawan-kawan lantaran berhubungan langsung dengan orang dekat yang terinfeksi Covid-19.

Zidane sebelumnya dilaporkan absen dalam sesi latihan Madrid pada Kamis 7 Januari 2021 waktu setempat.

Sementara itu, menurut laporan Marca, Zidane akan mendampingi Los Merengues melawan Osasuna.

Skuad Madrid dikabarkan akan menggelar latihan di dalam ruangan lantaran salju yang turun di Kota Madrid.

Pertandingan Osasuna vs Madrid sendiri diklaim bisa mengalami perubahan, dari Sabtu malam menjadi Minggu 10 Januari 2021 dini hari waktu setempat.

Baca juga: Puluhan Nakes dan Dokter di Palu Sulteng Jalani Uji Swab

Kompetisi Liga Inggris Sebut Ada 40 Kasus Baru Covid 19

Dilansir dari Daily Star, pihak Premier League melansir data terbaru soal kasus positif Corona. Dari rentang tanggal 28 Desember 2020 sampai 1 Januari 2021, diketahui ada 40 orang yang positif covid 19.

Mereka merupakan pemain sampai staff klub. Jumlah itu naik sebanyak 22 angka dari kasus positif pada rentang 21-27 Desember lalu.

Belum lagi, Inggris sendiri akan kembali menjalani lockdown akibat COVID 19 selama satu bulan ke depan.

Lockdown Inggris pada Januari 2021 ini juga disebutkan sama dengan lockdown medio Maret-Juni 2020 lalu. Sekolah ditutup dan warga dilarang keluar rumah kecuali untuk olahraga atau berbelanja kebutuhan pokok.

Galur (strain) baru virus Corona di Inggris membuat gelombang yang mematikan. Dipercaya galur baru virus Corona ini menyebar lebih cepat.

“Kebanyakan wilayah sudah menerapkan langkah ekstrem, sudah jelas bahwa kita butuh melakukan yang lebih, secara bersama-sama. Agar varian baru ini bisa terkontrol saat vaksinasi kita bergulir,” tutupnya.

Baca juga: Parimo Siapkan 46 Juru Imunisasi Suntik Vaksin Covid 19

Laporan: Muhammad Rafii

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

Must Read

- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img