Pelaku Perkosa dan Pembunuhan Siswi SMP di Langkat Diringkus Polisi

waktu baca 2 menit
(Foto Istimewa)

Berita Hukum, gemasulawesi – Pelaku pembunuhan dan pemerkosaan seorang siswi SMP berhasil diringkus tim gabungan kepolisian korban berinsial ASS 14 tahun, yang jasadnya saat itu ditemukan di Komplek PT Pertamina Pangkalan Brandan, Desa Puraka II Kecamatan Sei Lapan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, pada Selasa 21 Juni 2022.

Petugas kepolisian dari Direktorat Reserse Kriminal Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Polres Langkat dan Polsek Pangkal Berandan berhasil ringkus pelaku pemerkosaan dan pembunuhan siswi SMP berinisial FS yang bekerja di sebuah bengkel sepeda motor di Jalan By Pass, Gang Bahari, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Senin sore, 27 Juni 2022, sekitar pukul 16.00 WIB.

“Selanjutnya, penyidik dimintai keterangan dan pelaku mengakui perbuatannya,” ucap Humas Polres Langkat, AKP Joko Sumpeno pada Selasa sore, 28 Juni 2022.

Usai mengamankan FS, tim gabungan polisi membawa pelaku untuk mencari barang bukti berupa celana panjang yang dikenakan pelaku di rumahnya. Selanjutnya, melakukan pra rekonstruksi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Baca: Ajang Olimpiade Sains Nasional Tingkat SMP di Parigi Moutong

Joko mengungkapkan hasil pemeriksaan FS, pelaku melihat korban di TKP, Rabu siang, 15 Juni 2022, sekira pukul 12.00 WIB. Menggunakan sepeda motor mengejar korban sambil merayu ASS.

“Pelaku juga bertanya kepada korban, ‘Mau kemana?’ Korban mengatakan akan pergi ke lapangan golf atau ke TKP. Kemudian korban membawa korban dengan sepeda motornya dan meluncur ke lapangan golf,” kata Joko.

Dengan rayuan ini, korban menuruti kemauan tersangka. Antara FS dan ASS Joko mengatakan ada penganiayaan dan pemerkosaan saat itu.

“Namun saat pelaku mencoba melepaskan pakaian korban, korban menolak dan menggigit bibir tersangka. Sehingga dia merasa sakit dan memukul bagian belakang kepala korban dengan tangannya hingga menyebabkan korban pingsan,” jelasnya.

Saat korban pingsan, pelaku melepas baju, rok dan celananya kemudian menyetubuhi korban. Setelah itu, korban kemudian sadar dan melihat pelaku.

Kekejaman para pelaku tidak berhenti sampai di situ. Setelah pemerkosaan. Joko mengatakan FS terus menganiaya korban dengan memukul wajah ASS dengan batu.

“Kemudian dia pulang dan meninggalkan korban di TKP,” kata Joko.

Atas perbuatannya, pelaku yang warga Jalan By Pass, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat itu dipidana dengan pidana Pasal 338 KUHP ayat 351 ayat (3) KUHP jo Pasal 81 ayat ( 1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. (*/Ikh)

Baca: Divonis Hukuman Mati, Kasus Narkoba di Donggala Belum Dieksekusi

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.