Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Pelaku Peretasan Laman Setkab Akan Dijerat UU ITE

Pelaku Peretasan Laman Setkab Akan Dijerat UU ITE
Foto: Pelaku peretasan laman Setkab.

Gemasulawesi- Juru Bicara Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Purwanto mengatakan, para pelaku peretasan laman Setkab, akan dijerat pasal hukum dalam Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2008, tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Peretasan adalah suatu pelanggaran hukum. Di Indonesia, aturan soal peretasan telah dimuat dalam Undang-Undang (UU) 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik ITE,” ungkap Wawan di Jakarta, Sabtu 31 Juli 2021.

Dia menyebutkan, BIN tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelaku peretasan.

Baca juga: Rektor: Pelaku Pembobolan Situs Untad, Mahasiswa Drop Out

Pihaknya juga berkoordinasi dengan Polri untuk mengungkap siapa pelaku peretasan.  

Ia menyebut, pengusutan lebih lanjut ini, guna membongkar dan melakukan proses hukum.

Baca juga: Terima BLT UMKM, Ini Cara Cek di Eform BRI Tahap 3

Laman diretas Sabtu 31 Juli 2021

Sebelumnya diberitakan, laman resmi (website) Sekretariat Kabinet setkab.go.id diretas pada Sabtu 31 Juli 2021, sejak pukul 09.20 WIB.

Laman Sekretariat Presiden menampilkan layar hitam, terlihat foto demonstran membawa bendera merah putih. Di bawahnya tertulis keterangan, “Padang Blackhat ll Anon Illusion Team Pwned By Zyy Ft Luthfifake”.

Baca juga: Polisi Dalami Kasus Dugaan Pembunuhan Kepala BPBD Merangin

Dalam laman diretas juga tertulis kalimat sebagai berikut: “Kekacauan Dimana Mana, Indonesia Sedang Tidak Baik Baik Saja. Rakyat Harus Dirumah Tanpa Ada Dispensasi dan Kompensasi Apapun Yang Membuat Rakyat Idonesia Merasa Stress Dan Depresi. Penguasa Menikmati Dunia nya Sendiri Dengan Gaji Yang Mengalir Tiap Hari. Dimana Keadilan Di Negara Ini?”.

“Pancasila! 1. Ketuhanan Yang Maha Esa 2 Sampai 5 Tidak Ada Perubahan Padang Blackhat”.

Baca juga: Lapas Olaya Tolak Tahanan Titipan Polisi dan Jaksa

Sebelumnya masih dapat mengakses website Sekretariat Kabinet pada Sabtu pagi sekitar pukul 06.05 WIB. Sementara itu, hingga pukul 13.30 WIB laman Setkab tidak dapat diakses.

Istana membenarkan apabila peretasan ini jelas mengarah kepada serangan siber untuk tujuan tertentu. (***)

Baca juga: Pelaku Pemerkosaan Anak di Maluku Utara Dijerat Pasal Berlapis

Baca juga: Sulawesi Tengah Siapkan Bonus Atlet Peraih Emas di PON XX Papua

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post