Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Pelaku Pencurian Modus Bansos Diancam Tujuh tahun Penjara

Pelaku Pencurian Modus Bansos Diancam Tujuh tahun Penjara
Foto: Pelaku Pencurian Modus Bansos Diancam Tujuh tahun Penjara.

Gemasulawesi- Polres Majalengka, Jawa Barat berhasil menangkap satu dari dua orang pelaku pencurian modus memberikan Bansos. Pelaku itu diancam dengan hukuman tujuh tahun penjara.

“Satu orang pelaku berhasil membawa lari perhiasan milik korbannya, dan saat ini masih dalam pengejaran kami,” ungkap Kapolres Majalengka AKBP Edwin Affandi di Majalengka, Jum’at, 10 September 2021.

Menurut dia, pelaku berhasil diamankan berinisial DRO warga Kabupaten Sukabumi. Akibatnya, korban mengalami kerugian hingga mencapai Rp7,5 juta.

Baca juga: Protes PPKM Level Empat: Walikota Palu Bisa Beri Kelonggaran

Aparat kepolisian menjerat pelaku pencurian modus Bansos dengan pasal 363 KUHP.

Dia menyebutkan, saat beraksi kedua pencuri mendatangi rumah korban, dan berpura-pura ingin memberikan bantuan sosial dari kecamatan setempat.

Kemudian, pelaku meminta korban yang saat itu mengenakan perhiasan emas membuka terlebih dahulu sebelum difoto untuk mendapatkan bantuan sosial.

“Korban lalu menyimpan perhiasannya di kamar depan. Kemudian seorang pelaku mengambil foto pelapor di kamar belakang, dan satu lainnya mengambil perhiasan milik korban,” tuturnya.

Dalam aksi pencuriannya itu, pelaku mengasak perhiasan emas seberat 13 gram yang terdiri dari kalung seberat lima gram, gelang seberat delapan gram dan cincin yang kini belum diketahui beratnya.

Usai meyakinkan korban, kedua pelaku langsung pergi meninggalkan rumah tersebut dalam keadaan tergesa-gesa, karena takut aksinya diketahui.

“Aksi pencurian oleh kedua pelaku itu terjadi pada 30 Juli 2021 lalu,” pungkasnya.

Sebelumnya, Aksi pencurian bermodus mengaku sebagai petugas Dinas Sosial yang hendak mendata penerima Bansos juga terjadi di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Korban bernama Elies, warga Desa Jemur, Kecamatan Kebumen, Kabupaten Kebumen, kehilangan uang Rp 1,5 juta setelah tiga orang yang mengaku petugas Dinsos mendatangi rumahnya.

Kejadian itu bermula saat Elies menerima tamu tiga pria yang mengaku sebagai pegawai Pemkab Kebumen. Elies pun tak menaruh rasa curiga, apalagi, mereka menumpangi mobil dan berpakaian rapi saat datang.

Dua di antara pelaku memakai batik dan dilengkapi ID card sebagai pegawai Dinas Sosial. Seorang lain berpakaian biasa, mengaku sebagai sopir. (***)

Baca juga: Parigi Moutong Anggarkan Klaim Bansos Nakes di APBD-P 2021

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post