fbpx

Pelaku Pencabulan di Parigi Moutong Terancam 15 Tahun Penjara

waktu baca 2 menit

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Akibat aksi bejatnya, pelaku pencabulan di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, terancam hukuman 15 tahun penjara.

“Atas tindakan bejatnya, terduga pelaku berinisail J dijerat dengan pasal 76 (e), junto pasal 82 ayat satu, undang-undang perlindungan anak, dan pasal 65 KUHP. Ancaman 15 tahun penjara,” ungkap Kasat Reskrim Polres Parigi Moutong AKP Donatus Kono, saat ditemui Senin 19 April 2021.

Ia mengatakan, terduga pelaku pencabulan di Parigi Moutong, diringkus setelah ada laporan dari sang ibu.

Usai menerima laporan itu, tim langsung bergegas mencari keberadaan pelaku pencabulan di Parigi Moutong. Dan akhirnya tim berhasil menemukannya di rumah pribadinya.

“Saat diinterogasi, pelaku mengaku sudah mencabuli korban sebanyak tiga kali. Namun, pihaknya tidak serta merta mempercayai keterangan pelaku. Dan akan terus melakukan pengembangan,” jelasnya.

Baca juga: Oknum Pendamping PKH Parigi Moutong Jadi Tersangka

Ia menjelaskan, korban merupakan anak tiri pelaku pencabulan di Parigi Moutong. Usianya sekitar lima tahun. Aksi bejat pelaku, dilancarkan saat suasana rumah dalam keadaan sepi.

Bahkan, usai melakukan tindakan pencabulan itu, pelaku mengancam anak tirinya untuk tidak menceritakan kejadian itu kepada siapapun termasuk ibunya.

“Sedangkan untuk korban saat ini kami telah melakukan visum,” ujarnya.

Sementara itu, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Parigi Moutong saat ini telah melakukan pendampingan terhadap kasus itu.

“Tadi ini sudah mulai dilakukan pendampingan di Polres Parigi Moutong untuk proses Berita Acara Pemeriksaan atau BAP terkait kasus itu,” ujar Sekretaris P2TP2A Kabupaten Parigi Moutong Kartikowati saat ditemui Senin 19 April 2021.

Ia mengatakan, pendampingan P2TP2A Parigi Moutong ini lebih difokuskan kepada korbannya. Misalnya, penanganan psikologis dan kesehatannya.

“Dalam waktu dekat ini kami akan mendatangkan psikolog untuk melakukan terapi terhadap korban. Agar melihat gangguan dialaminya pasca kejadian,” tuturnya.

Ia menambahkan, pendampingan akan dilakukan terus menerus hingga korban benar-benar pulih dari kondisinya.

Saat ini, polisi mengamankan pelaku pencabulan di Parigi Moutong untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Baca juga: Polisi Banggai Tangkap Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur

Laporan: Aldi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.