Banner Dinkes 2021 (1365X260)

Pelaku Pembunuhan Wanita Tanpa Identitas di Banten Terungkap CCTV

Pelaku Pembunuhan Wanita Tanpa Identitas di Banten Terungkap CCTV
Foto: Illustrasi pembunuhan wanita tanpa identitas.

Gemasulawesi– Kapolres Serang berhasil mengungkap pelaku pembunuhan wanita tanpa identitas terbungkus karpet merah yang ditemukan terkubur digundukan pasir di Banten, Selasa, 27 Juli 2021, berkat rekaman Closed Circuit Televisions (CCTV.

“Penemuan mayat wanita itu, di Kampung Maja Nagih, Desa Julang, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Banten,” ungkap Kapolres Serang AKBP Maryono di Banten, Rabu 4 Agustus 2021.

Dari hasil penyelidikan, diketahui korban pembunuhan wanita tanpa identitas itu dibunuh sopir truk pasir berinisial HH (34) dan kernetnya MH (29) yang baru dikenalnya.

Baca juga: Polisi Sebut Kasus Mayat Wanita Terkubur di Sleman Temui Titik Terang

Kedua pelaku pembunuh wanita tanpa identitas itu ditangkap berkat rekaman CCTV memperlihatkan adanya jenazah ditutup karpet merah di bak bagian belakang truk yang mereka kendarai.

Awalnya mereka tidak mengaku. Namun, setelah pihaknya mendapatkan gambar itu, keduanya pun tidak dapat mengelak lagi.

“Kita periksa sopir dan kernet membawa pasir. Kemudian kita gali karena keduanya tidak mengaku awalnya. Akhirnya kita dapatkan gambar CCTV ada bungkusan karpet isi mayat di dalam truk, dan mereka tidak bisa mengelak,” ungkapnya.

Saat ini, kedua pelaku pembunuhan wanita di Banten itu sudah mendekam di sel tahanan sementara di Mapolres Serang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 338 KUHPidana dengan ancaman 15 tahun penjara.

Meski kedua pelaku telah tertangkap, namun polisi masih kesulitan mengungkap identitas wanita korban pembunuhan itu. Sebab, kondisi jasad korban telah membusuk.

“Kami masih berusaha mengungkap identitasnya. Sampai saat ini masih Mrs X dengan ciri-ciri perempuan berumur sekitar 38 hingga 40 dan memiliki gigi palsu,” ujarnya.

Kronologi pembunuhan

Diceritakan Maryono, peristiwa pembunuhan itu berawal saat korban menumpang mobil truk pasir nomor polisi A 9485 AT milik pelaku dari SPBU Parung, Serang, dengan tujuan ke wilayah Trondol, Kota Serang.

Namun, di tengah perjalanan korban bukannya diantar ke tujuan, kedua pelaku justru berusaha memerkosa korban. Korban lalu berontak dan melakukan perlawanan.

“Mereka secara spontanitas membekap mulut dan hidung dari korban selama 20 menit hingga tidak bernapas lagi,” kata dia.

Setelah korban tewas, kedua pelaku lalu memindahkan korban ke bak truk dan meneruskan perjalanan ke Kota Cilegon untuk mengambil pasir.

“Kedua pelaku melanjutkan perjalanannya melalui Tol Serang Timur,” ujarnya.

Setelah sampai di Kampung Maja Nagih, pelaku menurunkan pasir berikut dengan korban.

“Pelaku menurunkan pasir itu dan menimbun korban yang dibungkus karpet menggunakan pasir agar tidak dapat diketahui,” tutupnya. (***)

Baca juga: Polisi Tangkap Dua Wanita Bawa Miras di Banggai Kepulauan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post