Banner Dinkes 2021 (1365X260)

Pelaku Pembunuhan Teman Kerja di Riau Diancam Tujuh Tahun Kurungan

Pelaku Pembunuhan Teman Kerja di Riau Diancam Tujuh Tahun Kurungan
Foto: Illustrasi pelaku pembunuhan.

Gemasulawesi– Tersangka berinisial MU (28) pelaku pembunuhan teman kerja sendiri di Riau diancam dengan hukuman tujuh tahun kurungan akibat tindakan nekatnya.

“Pelaku MU, saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan 338 KUHP. Ancamannya tujuh tahun penjara,” ungkap Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Pekanbaru Kompol Juper Lumban Toruan saat konferensi pers di Polresta Pekanbaru, Rabu 28 Juli 2021.

Setelah dilakukan penyelidikan, kurang dari 24 jam, pelaku pembunuhan teman kerja sendiri di Riau berhasil ditangkap.

Baca juga: Pegawai Honorer Terjaring OTT Pungli SKGR Tanah di Riau

Ditangan pelaku , polisi menyita barang bukti berupa sebilah badik.

Dia mengungkapkan, pelaku ditangkap Selasa 27 Juli 2021, sekitar pukul 20.00 WIB, di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

Saat akan ditangkap, pelaku mencoba melarikan diri sehingga ditembak petugas di kaki sebelah kiri untuk melumpuhkan.

Kasus pembunuhan itu terjadi di Jalan Assofa, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Riau, Selasa 27 Juli 2021, sekitar pukul 01.00 WIB.

Baca juga: Dua Pelaku Pemalsu Hasil Swab PCR Diancam Empat Tahun Kurungan

Pembunuhan dipicu cekcok mulut

Pembunuhan itu dipicu cekcok mulut antara pelaku dengan korban bernama Rudi (25). Pelaku menganiaya korban dengan cara ditusuk dengan badik.

“Kemudian, korban bilang ke pelaku kalau kau berani bunuh saya bunuhlah. Saat itulah, pelaku langsung menusuk korban dengan pisau,” ujarnya.

Korban ditusuk dengan badik sebanyak dua kali dibagian dada. Korban meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit Pekanbaru.

Baca juga: Polisi Ringkus Pelaku Pembunuhan Warga Palupi

Saat itu, korban sesama kuli bangunan sedang bekerja di sebuah bangunan. Sebelum terjadi pembunuhan, pelaku dengan korban sudah sempat ada bertengkar.

“Korban dan pelaku juga sempat berkelahi hingga berujung pembunuhan,” sebutnya.

Pada saat korban bersimbah darah akibat ditusuk pelaku, mandor proyek melaporkan ke Polresta Pekanbaru untuk menyelamatkan korban. Karena, korban saat itu masih bernapas.

“Sesampainya di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia,” tutupnya. (***)

Baca juga: Aktivitas Sesar Lokal Picu Gempa Bahodopi Sulteng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post