Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Pelaku Pembobolan Mesin ATM di Bandung Berjumlah Tiga Orang

Pelaku Pembobolan Mesin ATM di Bandung Berjumlah Tiga Orang
Foto: Illustrasi mesin ATM di bobol.

Gemasulawesi– Kepolisian Polrestabes Bandung menyebutkan pelaku pembobolan mesin ATM di Kota Bandung berjumlah tiga orang. Dari aksi itu, pelaku berhasil meraup uang senilai Rp800 juta.

“Pelaku berjumlah tiga orang,” ungkap Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung, AKBP Rudi Trihandoyo saat dihubungi, Selasa 10 Agustus 2021.

Dia menyebutkan, aksi pelaku pembobolan mesin ATM di Bandung terjadi di Jalan Cikutra Barat, Kelurahan Cibeunying Kaler, sekitar Selasa dini hari, sekitar pukul 01.30 WIB.

Baca juga: Pelaku Pembobol Website Untad Palu Terancam Pidana 12 Tahun Penjara

Dia pun membenarkan, uang ratusan juta raib dibawa kabur pelaku pembobolan mesin ATM di Bandung usai melancarkan aksinya.

Saat ini kata dia, pihaknya masih melakukan penyelidikan, dengan melakukan pemeriksaan sejumlah saksi-saksi dan mengecek CCTV di lokasi kejasian. 

“Saksi dua orang, CCTV masih dalam pengecekan,” katanya.

Belum diketahui siapa pelaku pembobolan itu dan bagaimana cara pelaku membobol ATM itu. 

Namun, pihaknya menduga pelaku pembobolan mesin ATM di Bandung menggunakan alat las membobol ATM, untuk membawa kabur uang ratusan juta didalamnya.

“Diduga pakai alat las,” ujarnya.

Kasus pencurian di NTT 

Sebelumnya, seorang pria bernama Dewa Made Suryadarma (30) ditangkap aparat kepolisian Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) karena dianggap melakukan pencurian.

Kasus bermula saat Dewa menemukan uang Rp 3,9 juta yang tiba-tiba keluar dari mesin ATM di Mbaumuku Kelurahan Mbaumuku, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai pada 19 Juli 2021.

Dia lalu memutuskan untuk mengambilnya. Aksi pelaku terekam dalam kamera CCTV hingga dia ditangkap satu bulan usai mengambil diam-diam uang itu.

“Dari hasil rekaman CCTV, uang tersebut diambil oleh orang yang identitasnya belum diketahui,” ujar Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Rishian Krisna, Jumat, 6 Agustus 2021.

Ternyata uang itu adalah milik seorang nasabah bernama Filipus Neri Sampur (36). Dia mulanya menyetor uang melalui ATM pada Juli 2021 lalu.

Merasa sudah berhasil, Filipus pun meninggalkan lokasi. Mesin ATM saat itu kebetulan sedang bermasalah sehingga tanpa diketahui, uang Filipus kembali keluar dari ATM.

“Tapi korban telah pergi meninggalkan uangnya,” kata dia.

Dewa yang mengetahui kejadian itu langsung membawa kabur uang Rp 3,9 juta milik Filipus. (***)

Baca juga: Polisi Bekuk Pasutri Buron Kasus Penipuan ATM di Sulawesi Tengah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post