Polisi Tangkap Dua Remaja Pelaku Aniaya dan Perusakan di Banggai

Polisi Tangkap Dua Remaja Pelaku Aniaya dan Perusakan di Banggai
Foto: Polsek Batui Tangkap Polisi Tangkap Dua Remaja Pelaku Aniaya dan Perusakan di Banggai, Sulteng. Selasa 16 Februari 2021.
Jangan Lupa Share

Berita banggai, gemasulawesi– Polsek Batui tangkap dua remaja pelaku aniaya dan perusakan di Banggai, Sulawesi Tengah.

“Dua remaja itu berinisial AB (17) dan PN (20),” ungkap Kapolsek Batui Iptu IK Yoga Widata, di Banggai, Sulawesi Tengah, Rabu 17 Februari 2021.

Ia mengatakan, Polsek Batui menangkap kedua pelaku aniaya dan perusakan di Banggai, Sulawesi Tengah, sekitar pukul 01.00 Wita, Selasa 16 Februari 2021.

Pada awalnya, pelaku PN memukul seorang pria berumur 48 tahun sebanyak satu kali, Senin 15 Februari sekitar pukul 20.00 Wita.

“Pelaku PN memukul korban pada bagian belakang kepala,” jelasnya.

Baca juga: Hukuman Mati Menanti Pelaku Penganiayaan Berat di Sienjo

Ia menjelaskan, korban bahkan sempat mendapat lemparan batu dari pelaku aniaya dan perusakan, saat mengendarai motornya.

Saat ini, kedua pelaku aniaya dan perusakan di Banggai, Sulawesi Tengah, sudah ditangkap tanpa adanya perlawanan.

“Kasus ini terjadi hanya karena salah paham antara kedua pelaku dan korban,” tuturnya.

Diketahui, perbuatan memukul orang lain pada pokoknya merupakan tindak pidana penganiayaan yang diatur dalam Pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Dalam pasal itu menyebut, penganiayaan diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

Jika perbuatan mengakibatkan luka-luka berat, yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun.

Jika mengakibatkan mati, diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun.

Selanjutnya penganiayaan dapat dibagi menjadi dua yaitu penganiayaan ringan dan berat. Mengenai penganiayaan ringan diatur dalam Pasal 352 KUHP.

Bunyinya, penganiayaan yang tidak menimbulkan penyakit atau halangan untuk menjalankan pekerjaan jabatan atau pencarian, diancam, sebagai penganiayaan ringan, dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pidana dapat ditambah sepertiga bagi orang yang melakukan kejahatan itu terhadap orang yang bekerja padanya, atau menjadi bawahannya.

Sementara terhadap penganiayaan berat dijerat dengan Pasal 354 KUHP yang menyebutkan, barang siapa sengaja melukai berat orang lain, diancam karena melakukan penganiayaan berat dengan pidana penjara paling lama delapan tahun.

Jika perbuatan itu mengakibatkan kematian. yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama sepuluh tahun.

Saat ini kedua pelaku aniaya dan perusakan di Banggai, Sulawesi Tengah, diamankan di Mapolsek Batui guna dimintai keterangan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca juga: Gempa 5,4 SR Mamuju Tengah Sulawesi Barat Makan Korban

Laporan: Rahmat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post