Pekerjaan Proyek RKB SD Palasa Parigi Moutong Diinspeksi

Pekerjaan Proyek RKB SD Palasa Parigi Moutong Diinspeksi
Sidak Pekerjaan Disdikbud Parimo (Foto: Ist)

Parigi moutong, gemasulawesi.comProgres pekerjaan masih dibawah 30 persen, proyek Ruang Kelas Baru (RKB) SD Palasa Parigi Moutong (Parimo) Sulawesi Tengah (Sulteng) diinspeksi.

“Mengingat waktu pengerjaannya tinggal menghitung hari, saya putuskan turun langsung meninjau pekerjaan ini,” ungkap Wakil Bupati Parigi Moutong, Badrun Nggai saat mengunjungi SD Palasa Parigi Moutong Sulawesi Tengah, Minggu, 24 November 2019.

Read More

Selain itu lanjut dia, banyak laporan yang masuk via WhatsApp (WA) kepada pihaknya mengenai pekerjaan sekolah yang pekerjaannya sangat lambat. Ia menjelaskan, salah satu syarat mempertahankan penghargaan WTP adalah pengerjaan proyek Pemerintah daerah  dapat selesai tepat waktu.

Sehingga, untuk mencapai target mempertahankan WTP, pihaknya menyasar dan meninjau langsung seluruh progres seluruh pekerjaan fisik tahun 2019 yang ada di Disdikbud Parimo.

Baca juga: Puluhan Miliar Rupiah, Dana Hibah Pilgub Sulawesi Tengah 2020

Diketahui, informasi dari warga progres pengerjaan sekolah di bawah 30% adalah rehabilitasi ruang kelas SD Negeri 4 Palasa Kecamatan Palasa. Sumber dana dari Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang SD tahun 2019 senilai Rp. 340.550.100.

“Volume pengerjaannya sejumlah tiga ruang, waktu pelaksanaan kegiatan 120 hari kalender dan pengerjaannya dilakukan dengan swakelola,” jelasnya.

Setelah peninjauan langsung ke SD terkait kata dia, pengerjaannya sudah mencapai 90% tinggal tersisa plafond, lantai dan pengecetan,” jelasnya.

Ia mengakui sangat senang melihat progres pekerjaan yang sudah mendekati finalisasi. Pihaknya meyakini pekerjaan ini selesai tepat waktu. Harapannya, semua OPD yang memiliki kegiatan fisik bersama kontraktor agar memperhatikan pekerjaannya dapat selesai tepat waktu.

“Saya tidak mau lagi mendengarkan terlalu banyak alasan. Saya inginkan pekerjaan berjalan dengan baik dan selesai tepat waktu. Alsannya, akan berpengaruh pada WTP yang sudah diraih,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Parimo, Adrudin Nur mengatakan semua rehabilitasi ruang kelas SD yang pengerjaannya bersumber dari DAK tahun 2019 yang ditinjau langsung Wabup.

Baca juga: Anleg Parigi Moutong Sulawesi Tengah Pertanyakan Distribusi DAK DAU APBD 2020

Ia mengklaim, sebahagian besar progresnya sangat memuaskan sesuai dengan tahapan dan waktu pekerjaan yang diberikan. Bahkan, terdapat pekerjaan proyek sekolah melampaui target. Contohnya, rehabilitasi ruang kelas SD Desa Bobalo Kecamatan Palasa yang sudah sampai tahap pengecetan.

Walaupun demikian kata dia, masih ada juga terlihat salah satu sekolah yang pekerjaanya masih di bawah 30% yaitu SD GKST Desa Bambasiang Kecamatan Palasa. Ia meyakini, keterlambatan itu tidak menjadi kendala yang begitu berarti. Dan diyakini pekerjaannya akan selesai tepat waktu.

“Saya akan pantau terus pekerjaannya, progres pekerjaan lambat hanya disebabkan keterlambatan pencairan anggaran. Saya yakin kalau cepat dananya cair pekerjaannya pun akan cepat selesai,” tutupnya. (**)

Baca juga: Kanwil Kemenag Sulawesi Barat Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW

banner 728x90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.