Pekebun Coklat Desa Matolele Merasa Diabaikan DTPHP Parimo

Pekebun Coklat Desa Matolele Merasa Diabaikan DTPHP Parimo
Kondisi pohon coklat di desa matolele Kecamatan Parigi utara (foto rafii)

Parimo, gemasulawesi.comPekebun coklat Desa Matolele, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) merasa diabaikan oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Parimo.

Pasalnya kebutuhan mereka yang telah disampaikan kepada DTPHP Parimo untuk mengganti atau meremajakan pohon coklat yang sudah berumur puluhan tahun belum direspon.

Read More

Hal tersebut disampaikan oleh petani coklat Desa Motulele Yusrin kepada gemasulawesi.com di kediamannya, Rabu, 6 Maret 2019. Ia mengatakan petani menggantungkan nasibnya pada komoditas coklat tersebut.

“Pohon coklat petani di desa ini rata-rata telah berumur lebih dari 30 tahun yang sudah semestinya diremajakan,” ujarnya.

Karena umur pohon yang sudah tua kata ia, sehingga tidak bisa berproduksi banyak seperti beberapa tahun yang lalu. Bahkan ada yang sudah tidak berproduksi sama sekali. Faktor ini sangat mempengaruhi kondisi ekonomi petani yang berharap hasil dari coklat tersebut.

Ia melanjutkan, selain umur yang sudah tua, terdapat hambatan lainnya yang dialami petani berupa serangan hama pohon coklat sehingga menambah beban bagi petani. Produktivitas coklat semakin menurun setiap tahunnya.

Diketahui berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh Kementrian Pertanian dapat disimpulkan faktor teknik budidaya secara simultan dan parsial berpengaruh nyata terhadap produktivitas tanaman coklat.

Teknik budidayanya, berupa jarak tanam, umur tanaman, pemupukan, pemangkasan dan pengendalian hama dan penyakit.

Jarak tanam, pemupukan dan pengendalian hama dan penyakit coklat berpengaruh positif terhadap produktivitas tanaman. Umur tanaman dan pemangkasan berpengaruh negatif terhadap produktivitas tanaman.

Faktor teknik budidaya Jarak tanam, pemupukan dan pengendalian hama dan penyakit mampu meningkatkan produktivitas tanaman sedangkan umur tanaman dan pemangkasan dapat menyebabkan produktivitas tanaman menurun.

Sementara itu Kepala Bidang Perkebunan DTPHP Kabupaten Parimo yang coba dikonfirmasi terkait persoalan pekebun coklat sedang tidak berada ditempat sehubungan dengan hari raya nyepi.

Baca juga: Benih Kedelai Pengadaan DTPHP Parimo Diduga di Korupsi

Laporan: Muhammad Rafii

banner 728x90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.