Sudah Dua Pekan, Parigi Moutong Nihil Corona

waktu baca 3 menit
Sudah Dua Pekan, Parigi Moutong Nihil Corona (Foto: Jubir Satgas Covid-19 Parigi Moutong, Irwan SKM, gemasulawesifoto/rafii)

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Sudah dua pekan berlangsung, Kabupaten Parigi Moutong nihil kasus tambahan pasien terkonfirmasi virus corona.

“Saat ini selama dua pekan, Parigi Moutong masih masuk zona kuning pandemi virus corona,” ungkap Jubir Satgas Penanganan Virus Corona Parigi Moutong, Irwan SKM di ruang kerjanya, Senin 5 Oktober 2020.

Semula, pasien virus corona yang sempat menjalani isolasi dan perawatan medis itu berjumlah 10 orang. Namun, kini semuanya telah dinyatakan sembuh.

Menurut riwayat data Satgas, tercatat 10 pasien terpapar virus corona yang sudah sembuh, rata-rata mereka adalah pelaku perjalanan dari luar daerah.

“Untuk memperketat pencegahan dan penanganan virus corona, Parimo akan mengaktifkan kembali sejumlah pos pemeriksaan kesehatan di pintu-pintu masuk kabupaten,” tuturnya.

Contohnya, seperti pos perbatasan Parigi Moutong-Kabupaten Poso, di Toboli Kecamatan Parigi Utara atau pintu masuk arah Kota Palu dan Kabupaten Donggala termasuk pos perbatasan Kabupaten Tolitoli.

Baca juga: Pemerintah Kota Palu Kembali Gelar Operasi Yustisi

Ia mengatakan, dalam waktu dekat penerapan pengetatan protokol pemeriksaan di pos-pos akan diberlakukan.

“Rencananya, kami akan melakukan pertemuan terlebih dahulu dengan Forkopimda dan pemangku kepentingan lainnya guna membahas rencana ini,” tuturnya.

Satus zona kuning ini kata dia, tidak bisa menjamin bebasnya daerah dari pandemi virus corona. Jika, tidak dibarengi degan kedisiplinan warga dalam menerapkan protokol kesehatan di kehidupan sosial bermasyarakat.

Saat ini, belum ada obat ataupun vaksin virus corona. Jadi, selain taat terhadap protokol kesehatan, juga membudayakan penggunaan masker saat beraktivitas, menjaga jarak fisik serta rajin mencuci tangan pakai sabun di air mengalir.

“Kewaspadaan tetap menjadi prioritas di situasi seperti saat ini. Sebab, sejumlah daerah tetangga seperti Provinsi Gorontalo, Kota Palu, Kabupaten Donggala serta Kabupaten Poso mengalami peningkatan kasus,” tuturnya.

Sementara itu, berdasarkan rilis Pusdatina Sulteng terdapat penambahan satu orang terkonfirmasi positif virus corona asal Kota Palu.

Selain tambahan satu terkonfirmasi positif, Kota Palu juga terdapat tambahan satu pasien virus corona yang meninggal dunia.

Hingga saat ini, terdapat 137 pasien terkonfirmasi positif virus corona sementara dalam perawatan tersebar ke Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala, Banggai, Toli-toli, Morowali, Poso, Banggai Laut, Morowali Utara dan Buol.

68 pasien yang masih dalam perawatan di Kota Palu itu yaitu 17 RSUD Anutapura, 16 RSUD Undata, 13 RSUD Madani, 15 RS Darurat Pemprov Sulteng dan 7  isolasi mandiri).

14 pasien yang masih dalam perawatan di Kabupaten Sigi yaitu satu RSUD Madani, tiga RSUD Anutapura, satu RSUD Undata, enam karantina mandiri, tiga RS Darurat Pemda.

22 pasien yang masih dalam perawatan di Kabupaten Donggala yaitu enam karantina mandiri, 12 RSUD Pratama, satu RSUD Anutapura dan tiga RSUD Kabelota.

Delapan pasien yang masih dalam perawatan di Kabupaten Banggai yaitu tiga RSUD Luwuk dan lima karantina mandiri.

Lima pasien yang masih dalam perawatan di Kabupaten Toli-Toli yaitu empat RSUD Mokopido dan satu karatina mandiri.

10 pasien yang masih dalam perawatan di Kabupaten Morowali yaitu di dua RSUD Morowali dan delapan karantina mandiri.

Empat pasien yang masih dalam perawatan di Kabupaten Poso yaitu satu RS Darurat Pemprov Sulteng, satu RSUD Wahidin Makassar dan dua isolasi mandiri.

Dua Kabupaten Banggai laut yaitu dua Karantina Mandiri.

Dua Kabupaten Morowali Utara yaitu satu di RS Darurat Pemprov Sulteng dan satu  karantina mandiri.

Terakhir, satu Kabupaten Buol sementara di karantina mandiri.

Baca juga: Polres Sigi Sulteng Amankan Tujuh Paket Sabu

Laporan: Muhammad Rafii

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.