Pegawai Tidak Disiplin, Tunjangan Kerja Bakal Dipangkas

  • Whatsapp
Pegawai Tidak Disiplin, Tunjangan Kerja Bakal Dipangkas
Kasubag Kepegawaian dan Umum DPUPR Kabupaten Mamuju, Femy Fransisca (Foto: Aqil)

Mamuju, gemasulawesi.com– Pegawai tidak disiplin, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulbar akan terus memberlakukan pemangkasan tunjangan kerja.

Sanksi pemangkasan tunjangan kerjanya pun bervariasi. Mulai dari pemangkasan harian ataupun bulanan.

Bacaan Lainnya

“Kami memberlakukan aturan kedisiplinan, guna meningkatkan pelayanan terhadap warga,” ungkap Kasubag Kepegawaian dan Umum DPUPR Kabupaten Mamuju, Femy Fransisca, di ruang kerjanya, Selasa, 13 Agustus 2019.

Ia melanjutkan, pihaknya telah lama memberlakukan aturan dan sanksi terhadap pegawai tidak disiplin.

Terkait pemangkasan tunjangan kinerja kata dia, terdapat perbedaan besaran nilai potongan antara Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT).

Jelasnya, pemotongan tunjangan PNS perharinya mulai dari 25 persen sampai 50 persen. Sedangkan sanksi pemotongan perbulannya mencapai 100 persen.

“Pemberian sanksi PNS mengacu pada Peraturan Bupati Mamuju nomor 3 tahun 2008 tentang peningkatan disiplin dan pemberian tambahan penghasilan aparatur negara,” tegasnya.

Berbeda dengan PTT, sanksinya berupa pemberlakuan penundaan gaji selama satu bulan. Aturan telah lama berlaku setelah disepakati bersama antara PTT bersama pimpinan DPUPR Mamuju.

Jadi kedepannya kata dia, pegawai harus ikut apel, absensi finger print tepat waktu pagi dan sore hari.

Aturan berlaku bagi semua pegawai DPUPRP, termasuk unsur pimpinan maupun staf. Kecuali pengawas lapangan yang memiliki ketentuan tersendiri.

“Kami memberlakukan sanksi secara adil agar tidak ada kecemburuan sosial diantara pegawai,” tutupnya.

Laporan: Aqil Azizi

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.