PDP Parigi Moutong Sulawesi Tengah, Tambah Satu Orang Asal Ongka

PDP Parigi Moutong Sulawesi Tengah, Tambah Satu Orang Asal Ongka
Foto Ilustrasi Virus Corona Parigi Moutong

Berita parigi moutong, gemasulawesiUpdate virus corona di Parigi Moutong (Parimo) Sulawesi Tengah, tambah satu orang Pasien Dalam Pengawasan atau PDP asal Kecamatan OngkaPDP Parigi Moutong Sulawesi Tengah, Tambah Satu Orang Asal Ongka.

Betul ada tambah PDP virus corona di Parigi Moutong Sulawesi Tengah asal Ongka. Sehingga hari ini totalnya menjadi dua orang,” ungkap Juru bicara Gugus Tugas Penanganan Virus Corona Parigi Moutong, Irwan SKM, via pesan whatsapp, Selasa 14 April 2020.

Read More

Ia melanjutkan, satu tambah PDP Asal Ongka baru itu memiliki riwayat perjalanan dari Gowa Sulawesi Selatan. Setelah selesai pemantauan, muncul gejala virus corona empat hari yang lalu.

Sebelumnya, sempat masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP). Namun setelah ada gejala, akhirnya PDP asal dari wilayah kerja Puskesmas Ongka, dirujuk ke Rumah Sakit Anuntaloko.

“Setelah melalui pemeriksaan, akhirnya ditetapkan sebagai PDP. Dan saat ini dirawat di tempat isolasi PDP Diklat Parigi Moutong,” jelasnya.

Secara keseluruhan di Sulawesi Tengah jumlah PDP  terdapat 28 orang.

Berikut update data kasus virus corona di wilayah Sulawesi Tengah per 14 April 2020:

  1. Kota Palu

Terkonfirmasi virus corona: 7

Sembuh: 2

ODP:  179 (ODP baru: 1)

PDP: 8

Bukan Covid-19: 16

Meninggal: 2

  1. Tolitoli

Terkonfirmasi virus corona: 0

ODP: 11

PDP: 0

Bukan Covid-19: 1

  1. Tojo Una-una

Terkonfirmasi virus corona: 0

ODP:  5 (Selesai masa ODP: 1) (ODP baru: 1)

PDP: 2

Bukan Covid-19: 2

  1. Sigi

Terkonfirmasi virus corona: 0

ODP:  7 (ODP baru: 2)

PDP: 6 (PDP baru: 1)

Bukan covid-19: 2

  1. Poso

Terkonfirmasi virus corona: 0

ODP:  5

PDP: 1

  1. Parigi Moutong

Terkonfirmasi virus corona: 0

ODP:  23 (Selesai masa ODP: 2) (ODP baru: 1)

PDP: 2 (PDP baru: 1)

Bukan covid-19: 1

  1. Morowali Utara

Terkonfirmasi virus corona: 9

ODP:  3

PDP: 4

Bukan covid19: 2

Meninggal: 1

  1. Morowali

Terkonfirmasi virus corona: 2

ODP: 6 (Selesai masa ODP: 1)

PDP:  2

Bukan covid19: 1

  1. Donggala

Terkonfirmasi virus corona: 0

ODP: 4

PDP: 1

  1. Buol

Terkonfirmasi virus corona: 1

ODP: 7 (Selesai masa ODP: 4)

PDP: 2

  1. Banggai Laut

Terkonfirmasi virus corona: 0

ODP: 5 (Selesai masa ODP: 3)

PDP: 0

  1. Banggai Kepulauan

Terkonfirmasi virus corona: 0

ODP: 8

PDP: 0

  1. Banggai

Terkonfirmasi virus corona: 0

ODP: 12 (Selesai masa ODP: 2) (ODP baru: 1)

PDP: 0

Bukan covid-19: 1

Sementara itu, Berdasarkan data nasional dari website covid19.go.id, jumlah pasien positif terinfeksi Virus Corona (Covid19) bertambah menjadi 4839 orang, pada 14 April 2020.

Dari jumlah itu, korban meninggal mencapai 459 orang, dengan jumlah yang sembuh 426 orang. Ada penambahan kasus kematian akibat virus corona dari hari sebelumnya. Kasus kematiannya bertambah 60 orang.

Terdapat penambahan kasus konfirmasi positif virus corona sekitar 282 kasus. Dan 3954 orang dalam perawatan.

Dalam pencegahan covid-19 di Sulawesi Tengah, Kepala Dinkes Sulawesi Tengah, Dr Reny A Lamadjido menghimbau:

  1. Mohon tinggal dalam rumah. Alasannya, apabila banyak beraktifitas di luar rumah dapat menularkan atau tertular virus corona. Terutama bagi generasi muda Orang Tanpa Gejala (OTG). 60-70 persen adalah OTG virus corona.
  2. Jangan ada warga berkumpul dalam satu tempat, apapun kegiatannya. Kecuali ada kebutuhan yang sangat mendesak. Namun, apabila ingin melakukan kegiatan sifatnya berkumpul banyak orang, sebaiknya memberlakukan physical distancing (jarak dua meter). Kalau ingin keluar rumah mesti memakai masker pelindung.
  3. Harapannya dengan banyak tinggal di rumah, dapat menyayangi seluruh anggota keluarga dan warga disekitarnya. Sehingga tidak terjadi penyebaran virus corona secara massif.
  4. Diharapkan, bagi pendatang yang baru tiba dari daerah atau tempat terdapat penyebaran virus corona, untuk segera melapor dan dilakukan pemeriksaan. Apabila dalam pemeriksaan tidak menimbulkan gejala serius dapat isolasi mandiri (ODP) sambil dilakukan pengawasan dari Tenaga kesehatan. Sebaliknya, jika gejalanya berat dapat dimasukkan ke dalam rumah sakit untuk perawatan intensif.
  5. Kita jangan melakukan diluar instruksi pemerintah. Patuhilah yang sudah menjadi petunjuk dari Pemerintah pusat, Pemprov, Pemda dan Pemkot.
  6. Terima kasih kepada para tenaga kesehatan di seluruh Provinsi Sulawesi Tengah yang sudah mengabdi, pelayanan dan merawat seluruh pasien virus corona.

Pemerintah daerah (Pemda) Parigi Moutong sulap gedung Diklat menjadi tempat isolasi PDP virus corona.
“Pihaknya berkunjung ke Gedung Diklat ini untuk mengecek sudah sampai mana kesiapan daerah mengahadapi virus corona ini,” ungkap Wakil Bupati Parigi Moutong, Badrun Nggai, usai pengecekan Diklat.

Ia mengatakan, Pemda Parigi Moutong Sulteng menjadikan Gedung Diklat itu menjadi tempat perawatan pasien-pasien yang masuk kategori PDP.

Harapannya, pasien PDP saat ini sementara dirawat, semoga bisa secepatnya sehat dan berkumpul kembali dengan keluarga.

Langkah selanjutnya, Parigi Moutong Sulteng perlu mengantisipasi penanganan virus corona mulai dari dusun hingga ke tingkat kabupaten. Tujuannya, dengan bekerja sama bisa melawan Virus Corona atau COVID 19 untuk tidak menyebar secara massif ke Parigi Moutong.

“Kepedulian insan pers juga dibutuhkan. Agar terus menginformasikan terkait virus corona. Dan berikanlah berita yang baik dan benar. Sehingga warga mengetahui tentang penanganan virus corona,” tuturnya.

Ia melanjutkan, khusus bagi warga yang baru saja datang dari luar daerah atau dari daerah yang terpapar virus corona. Segeralah melaporkan kondisi kesehatannya ke Puskesmas terdekat atau langsung ke Rumah Sakit.

Hal itu penting dilakukan, guna mencegah penyebaran corona. Serta melindungi diri sendiri dari efek terburuk dari virus corona.

Pemda Parigi Moutong Sulteng Sudah Anggarkan Pengadaan APD

Dan faktor penting menunjang memerangi virus corona adalah Alat Pelindung Diri (APD). Pemda sudah mengadakan APD. Apalagi, anggaran untuk penanganan virus corona sudah ada.

“Perkiraan puncak dari virus corona berada di akhir April dan awal Mei 2020 mendatang. Sehingga kita mulai saat ini menyiapkan semua APD. Jangan sampai kita lengah dalam penanganan virus corona,” terangnya.

Hingga saat ini, Parigi Moutong Sulteng ini hanya dua orang kategori PDP. Satu orang sudah dinyatakan negatif dan sudah dipulangkan ke rumahnya.

Sementara satunya lagi, PDP masih dalam perawatan sambil menunggu hasilnya dari Rumah Sakit di Makassar.

Jumlah Orang Dalam Pemantauan atau ODP sudah berjumlah 27 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) satu orang. Butuh protokol kesehatan cegah virus corona di Kabupaten Parigi Moutong Sulteng.

Untuk cegah laju penyebaran virus corona di Parigi Moutong Sulteng, Pemda menyarankan warga agar tetap berada di rumah dan menerapkan protokol isolasi mandiri sesuai anjuran Kementrian Kesehatan RI.

Tujuan isolasi mandiri yang dikeluarkan seragam se Indonesia itu adalah mengurangi penularan virus corona. Dengan melihat fakta kasus penyebaran yang sangat cepat dan bisa menimbulkan gejala berat berujung pada kematian.

Seluruh warga dapat mengikuti protokol ini. Berikut adalah orang-orang yang disarankan untuk melakukan protokol isolasi mandiri.

Diantaranya, memiliki salah satu dari gejala virus corona (COVID-19) yang ringan, seperti batuk, demam atau sakit tenggorokan yang bisa diatasi di rumah, dan tidak memiliki penyakit penyerta, seperti penyakit jantung, diabetes, hipertensi, atau penyakit paru kronis.

Berikutnya, tinggal dengan orang yang memiliki gejala virus corona (COVID-19).

Kemudian, telah menjalani rapid test virus corona (COVID-19) dan hasilnya positif, namun tidak mengalami gejala.

Selanjutnya, memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di daerah yang endemis virus corona (COVID-19), baik di dalam maupun di luar negeri dalam 14 hari terakhir.

Laporan: Muhammad Rafii

banner 728x90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.