Jumat, Juni 25, 2021
Jangan Lupa Share

PDIP Cabut Dukungan Kepada Bupati Alor, Amon Djobo

Must read

Jangan Lupa Share

Berita nasional, gemasulawesi– PDIP mencabut dukungan terhadap Bupati Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), Amon Djobo.

“Ini akibat sikap Amon Djobo,” ungkap anggota DPR RI asal Dapil NTT 1 Flores Lembata, Jumat 4 Juni 2021.

Bupati Alor beberapa waktu lalu menyudutkan dua pegawai Kementerian Sosial (Kemensos) dan menyindir Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini.

Surat pencabutan dukungan dilakukan karena DPP PDI Perjuangan pada November 2017, sempat mengeluarkan rekomendasi dukungan kepada Amon Djobo untuk maju pada Pilkada Alor 2018.

Baca juga: Bupati Alor Marah Bantuan PKH Disalurkan Melalui DPRD

Seperti diketahui Amon berkomentar pedas terkait bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Kemensos. Perkataan Amon viral di media sosial.

Sementara itu, Bupati Alor Amon Djobo mengatakan, sikap PDIP itu sah-sah saja.

“Namun saya sangat menyesalkan hal itu,” ungkap Bupati Alor, Amon Djobo, Kamis 3 Juni 2021.

Baca juga: Kerjasama Pendidikan dengan Politeknik Transportasi Darat Berakhir

Dia menyebut kebersamaan dirinya dengan PDIP yang sudah lama dan terjalin baik. Namun karena masalah ini kebersamaannya harus terhenti.

Dia mengaku, tak menyangka PDIP akan terpengaruh rekaman video yang menurutnya, diunggah tidak secara utuh.

Baca juga: Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan di Jembatan Lalove Kota Palu

Viral video dirinya memarahi pegawai Kemensos dan menyinggung Risma hanya mengambil, potongan video.

“Dalam video viral itu, dirinya sama sekali tak pernah menyebutkan PDIP,” sebutnya.

Baca juga: Parigi Moutong Jadwalkan Ujian Semester Tatap Muka

Menurut Amon, sebenarnya kasus memarahi staf Kemensos, dan menyebut Menteri Sosial itu terjadi pada April lalu.

Bahkan dirinya sudah menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada Mensos saat ke Alor beberapa waktu lalu.

Baca juga: Mendikbud-Ristek: 2022 Pagu Anggaran Turun, Program Tetap Jalan

“Saya belum mendapatkan surat pemberitahuan resmi dari DPP PDIP tentang pencabutan rekomendasi atau dukungan,” tuturnya.

Meski dukungan dicabut, lanjut Amon, ada 14 kursi DPRD Alor yang masih mendukung posisinya, sementara PDIP Alor hanya memiliki 4 kursi di DPRD. (***)

Baca juga: Faktor Musiman Jadi Penyumbang Kenaikan Inflasi Mei 2021

Baca juga: Ratusan Tenaga Guru di Parigi Moutong Ikut Bimtek PJJ

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article