Banner Disperindag 2021 (1365x260)

PBNU Nilai Unsur Pidana Atas Statement Muhammad Kece Terpenuhi

PBNU Nilai Unsur Pidana Atas Statement Muhammad Kece Terpenuhi
Foto: Youtuber Muhammad Kece.

Gemasulawesi– Pengurus Lembaga Dakwah PBNU, Abdul Muiz Ali menilai, unsur pidana atas statement Muhammad Kece telah terpenuhi. Bahkan, ia kerap mencampur-adukkan dua ajaran agama jelas-jelas berbeda.

“Tidak ada kewenangan Muhammad Kece untuk menafsirkan ayat Al-Quran, apalagi dalam menafsirkan menurut penafsiran yang bersangkutan, dan penafsiran itu jelas salah,” ujar Abdul Muiz Ali yang juga Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Sabtu 21 Agustus 2021.

Menurut dia, terdapat unsur ujaran kebencian Nabi Muhammad dalam video berisi statement Muhammad Kece itu.

Baca juga: Bawaslu: Bupati Parigi Moutong Tidak Penuhi Unsur Pelanggaran

“Masih banyak beberapa unsur yang dapat dipidanakan dari materi disampaikan Muhammad Kece dalam konten dengan judul ‘Sumber Segala Dusta’,” ujarnya.

Dari beberapa hal itu, setidaknya statement Muhammad Kece telah memenuhi unsur pidana Pasal 156 huruf a KUHP (Penistaan Agama) jo Pasal 28 ayat 2 UU ITE. Sehingga, dia meminta polisi segera bergerak mengusut kasus ini.

Di sisi lain, sosok juga Duta Pancasila dari BPIP ini meminta masyarakat tidak terpancing untuk melakukan tindakan di luar hukum atas statement Muhammad Kece.

“Berharap masyarakat jangan terpancing untuk melakukan hal-hal diluar hukum. Serahkan urusan penodaan dan penistaan agama Islam kepada pihak yang berwajib,” imbuhnya.

Baca juga: Satgas Covid19: Parigi Moutong Butuh PCR

PBNU kecam ucapan menistakan agama Islam 

Dia mengaku, pihaknya sangat mengecam ucapan sang YouTuber dalam sejumlah video disiarkan yang dinilai merupakan menistakan agama Islam.

“Ucapannya melanggar hukum, jika aparat tidak segera menangkapnya khawatir umat Islam akan menampakkan kemarahannya,” kata dia.

Bahkan kata dia, narasi-narasi dilontarkan Muhammad Kece berpotensi tinggi memecah belah kerukunan umat beragama dan merusak integrasi bangsa.

Para ulama dan kiai telah mendatangi SKPT Polda Jawa Timur pada Rabu 21 April 2021 lalu melaporkan akun YouTube MuhammadKece atas dugaan penistaan terhadap agama Islam. Menurutnya aksi Muhammad Kece sudah sangat meresahkan.

Ada sejumlah akun di YouTube yang menayangkan video Muhammad Kece bicara mengenai Islam, di antaranya akun MuhammadKece, juga akun MurtadinIndonesia. Dalam video-video itu, ada beberapa di antaranya berupa diskusi virtual, ucapan M Kece dinilai kerap menistakan agama Islam. (***)

Baca juga: Persatuan Wartawan Online Sumbawa Kecam Penetapan Tersangka Gencar Djarot

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post